– Konflik Israel-Palestina semakin memanas. Pasukan Israel terus melancarkan serangan di Gaza, menewaskan ribuan warga Palestina. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak 7 Oktober, 23.084 warga Palestina telah gugur dan 58.926 lainnya terluka akibat serangan Israel.
Dalam 24 jam terakhir, 249 warga Palestina tewas dan 510 lainnya terluka, menurut laporan Al Arabiya pada Selasa (9/1/2024). Serangan udara intensif juga dilancarkan oleh tentara Israel di Khan Younis dan daerah-daerah lain di Gaza selatan pada hari Minggu lalu, menewaskan sedikitnya 82 orang, menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebelumnya telah menegaskan bahwa pasukan Israel tidak akan menghentikan perang di Gaza sampai semua tujuan tercapai. Pernyataan ini dikeluarkan oleh kantornya pada hari Sabtu lalu.
Namun, tekanan publik terhadap pemerintah Israel semakin meningkat. Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalanan Tel Aviv pada hari Sabtu lalu, mendesak pemerintah Israel untuk mencapai kesepakatan dengan Hamas mengenai pembebasan sandera. Mereka juga menuntut pengunduran diri Netanyahu, pembubaran parlemen, dan pemilihan umum dini.
Konflik terbaru ini telah mengakibatkan lebih dari 85 persen populasi di Jalur Gaza menjadi pengungsi, menurut Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina. Situasi ini menunjukkan betapa mendesaknya penyelesaian damai bagi konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung lama ini.
(daily18)















