, GORONTALO– Mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Bilungala, Kabupaten Bone Bolango, telah menggelar sebuah acara inovatif. Mereka menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan mengenai daur ulang sampah plastik dengan tema ‘Recycle Botol’ serta penyuluhan tentang pemanfaatan sampah plastik untuk pemberdayaan ekonomi di wilayah pesisir Teluk Tomini.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bilungala pada Jumat, 11 Agustus 202, bertujuan untuk mengurangi dampak negatif sampah plastik di Desa Bilungala serta merangsang pola pikir masyarakat tentang pemanfaatan kreatif sampah plastik. Upaya ini diharapkan akan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat, yaitu meningkatkan pendapatan dan memperluas cakrawala kreativitas mereka.
Yayat Djuma, Koordinator Desa (kordes), menjelaskan bahwa langkah awal kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi di setiap dusun, memperkenalkan pemanfaatan dan daur ulang sampah plastik. Langkah ini disambut positif oleh warga setempat, dengan mahasiswa KKN-T UNG yang telah menyiapkan lebih dari 1260 gelas minuman dari sampah plastik untuk 7 dusun di Desa Bilungala.
“Kami berharap bahwa kegiatan ini akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah desa dalam mengatasi permasalahan sampah plastik,” kata Yayat.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Mahasiswa KKN-T UNG, Lanto Ningrayati Amalia, juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi antara program kerja mahasiswa dan program desa adalah langkah positif dalam memajukan wilayah tersebut.
“Dengan kerja sama yang baik, kami berharap kegiatan ini akan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi semua pihak,” ujar Lanto.
Nurmin Dai, Kepala Desa Bilungala, tidak lupa mengungkapkan apresiasinya terhadap peran mahasiswa dan universitas dalam kegiatan ini. “Saya sangat berterima kasih atas kerja keras mahasiswa dan pengajar yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat berarti ini. Semoga upaya ini dapat terus mengurangi permasalahan sampah di Desa Bilungala,” tambahnya.
Dengan adanya upaya kolaboratif ini, para mahasiswa KKN-T UNG telah membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Bilungala serta menciptakan solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan sampah plastik di wilayah tersebut. (*)














