, Gorontalo – Meskipun saat ini Hadijah Tayeb tidak lagi menjabat sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir tetap memanggilnya dengan sebutan ‘Ibu Sekda’.
Momen Sekda Roni memanggil Hadijah Tayeb dengan sebutan ‘Ibu Sekda’ ini terekam dibeberapa kegiatan pemerintahan. Kali pertama yakni pada pembukaan musyawarah PMI Kecamatan Tibawa.
Momen kedua yakni pada rapat kerja Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di Resto Orasawa Limboto, pada kamis (20/10/2022).
Saat diwawancarai, Sekda Roni mengaku bahwa alasan dia memang Hadijah Tayeb yang saat ini menjabat sebagai Kadis PM-PTSP Kabupaten Gorontalo itu dengan sebutan ‘Ibu Sekda’ karena merasa bahwa Hadijah lebih senior darinya, dan panggilan ‘Ibu Sekda’ ini merupakan penghormatan.
“Saya hormati, beliau lebih senior dari saya,” kata Roni.
Menurut Sekda Roni, memanggil seseorang dengan nama jabatannya adalah hal lumrah, dan itu justru bisa menimbulkan keakraban antara kedua pihak.
“Menyapa seseorang dengan jabatan itu lumrah. Misal, kita memanggil seseorang dengan sebutan ‘Aya’ yang notabene orang itu menjabat atau pernah menjabat Lurah atau Kepala Desa. Begitu juga Kepala Dinas atau mantan Kepala Dinas dengan Kadis, ini lumrah. Makanya saya memanggil beliau dengan Ibu Sekda dan saya yakin orang lain juga sama seperti saya, tetap akan memanggil beliau Ibu Sekda,” jelas Roni.
Bukan hanya karena merasa Hadijah lebih senior, tetapi menurut Sekda Roni, sudah banyak pengabdian yang telah ditorehkan Hadijah semasa ia menjabat sebagai Sekda Kabupaten Gorontalo.
“Selain senior, beliau 12 tahun memegang amanah, sebagai Sekretaris Daerah. Telah banyak pengabdian dilakukan dalam membangun daerah,” tandas Sekda Roni Sampir.
Sebagai informasi, Hadijah Tayeb telah menjabat sebagai Sekda Kabupaten Gorontalo selama kurun waktu 12 tahun. Karena alasan kesehatan ia resmi melepas jabatan sebagai Sekda dan beralih sebagai Kadis PM-PTSP Kabupaten Gorontalo.














