Miris, Pasien di Pohuwato Terima Obat Kadaluarsa Dari RS Panua

Dailypost.id
Obat Tetes Mata Dengan Merk HYALOPH yang di Duga Kadaluarsa Yang Diterima Pasien Atas Nama Siti. Foto : Istimewa.

DAILYPOST,ID, Pohuwato – Sungguh malang nasib yang dialami Siti, niat hati ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal dari satu-satunya Rumah Sakit yang ada di daerah, namun malah menerima resep obat yang sudah kadaluarsa dari pihak Rumah Sakit Panua Kabupaten Pohuwato.

Berdasarkan pengakuan dari Siti, pada Hari Selasa (22/2/2022), dirinya datang berkunjung ke rumah sakit untuk berobat penyakit mata yang di deritannya, setelah dilakukan pemeriksaan, Siti di duga diberikan obat tetes mata yang sudah kadaluarsa atau Expired.

“Saya pada hari Selasa itu datang berobat di Rumah Sakit Panua Pohuwato, pada pukul 10:30 Wita saya di periksa, kemudian di kasih resep, setelah saya cek di kemasan resep obat, ternyata obat oti sudah lewat masa tanggal batas maksimal produk aman dikonsumsi,” tutur Siti.

Baca Juga:   Bupati Boalemo Awali Safari Ramadhan di Kecamatan Tilamuta

Setelah menerima obat dari pihak Apotik lanjut Siti, dirinya sama sekali tidak mengetahui obat jenis tetes mata merek Hyaloph itu sudah lewat masa batas maksimal produk aman dikonsumsi.

“Saya tidak tahun sama sekali pak!. siang, setelah saya dari rumah sakit, saya pake satu kali itu obat tetes mata, malamnya pas saya mau tetes ulang di mata, saya cek lagi di kemasan obat, ternyata sudah kadaluarsa,” ujar Siti sambil memperlihatkan kemasan obat yang sudah kadaluarsa.

Siti pun meminta kepada pihak Rumah Sakit Panua Pohuwato, untuk berhati-hati dan memperhatikan secara detail, jenis obat-obattan yang akan diberikan kepada pasien.

Baca Juga:   Warga Kecamatan Dungaliyo Resah, Sering Kehilangan Alat Pertanian

“Saya meminta pihak rumah sakit agar lebih teliti memberikan obat kepada pasien, karena obat yang diberikan kepada saya tertulis, Mfg.date :16 Jan 20 dan Exp.date 16 Jan 22. Untungnya obat tetes mata baru satu kali saya pakai, pada saat itu juga obat yang diberikan langsung saya simpan,” pinta Siti

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato, Yenni Ahmad saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan, belum mau menanggapi hal tersebut, karena masih akan di konfirmasi dengan petugas.

“Saya belum mau tanggapi, karena masih di konfirmasi dengan petugas,” jawab Yenni Ahmad singkat.(Adv/Daily15/rendy)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Rapat Paripurna LKPJ 2021, Bupati Anas Jusuf Sampaikan Hal Ini
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia