, Bone Bolango – Lebih dari setahun terabaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango (Bonebol) kebakaran yang terjadi di SDN 07 Bulango Utara, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bonebol, Gorontalo pada 2022 silam itu memaksa siswa kelas 1-3 harus mengungsi di ruang sementara untuk melakukan proses pembelajaran.
Namun ironisnya, ukuran sempit dan pengap itu membuat para siswa tidak nyaman dalam proses pembelajaran, ditambah lagi hanya menggunakan papan tulis dari meja tenis.
Sedikit siswa juga mengeluh karena pengap dan sempit. Tapi karena tidak ada ruang lain, mereka dengan sabar tetap menerima pelajaran di tempat itu.
Salah satu orang tua siswa warga Desa Kopi, Risa Akuba mengatakan bahwa anaknya kadang mengeluh terkait ruang kelas yang sempit dan pengap.
“Ukurannya sempit, ditambah ukuran ventilasi yang kecil sehingga udara yang masuk sangat sedikit, kalau di lihat sangat tidak memenuhi syarat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Risa mengharapkan kepada Pemda Bonebol agar dapat mempercepat perbaikan ruang kelas tersebut.
“Saya selalu orang tua siswa berharap ke Pemda Bonebol untuk cepat memperbaiki ruang kelas dari kelas satu sampai kelas tiga,” tuturnya.
Hingga saat ini pihak sekolah belum mengetahui kapan akan ada perbaikan kembali untuk dua kelas, karena pada proses pengerjaan tersebut pihak sekolah hanya langsung menerima kunci karena semua proses administrasi dilakukan oleh dinas terkait, begitupun dengan adanya bantuan Dana Anggaran Khusus (DAK) hanya SDN 07 Bulango Utara yang tidak mendapatkan bantuan itu.
Sekedar informasi untuk proses pengerjaan ruang kelas yang dialokasikan menggunakan Dana Anggaran Umum (DAU) oleh Dinas Pendidikan Bonebol baru dimulai pada Senin, (09/10), terhitung dari tahun Mei 2022.















