Paris Jusuf Imbau Masyarakat Pohuwato agar Tidak Saling Memprovokasi dan Terprovokasi

Dailypost.id
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf saat diwawancarai awak media.

DAILYPOST.ID , Gorontalo- Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat penambang lokal Kabupaten Pohuwato pada pekan lalu telah menarik perhatian luas dari berbagai pihak. Peristiwa ini timbul sebagai dampak dari kekecewaan masyarakat penambang yang belum menerima pembayaran ganti rugi lahan pertambangan, yang kemudian berujung pada kerusakan gedung kantor Bupati Pohuwato, yang sekarang menjadi pusat perhatian semua orang.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf, mengaku sangat terkejut atas peristiwa ini. Ia mengatakan bahwa dia tidak pernah menduga bahwa peristiwa sebesar ini akan mengakibatkan kerugian pada aset negara yang seharusnya dijaga bersama oleh masyarakat dan pemerintah.

“Kami merasa prihatin dengan kejadian ini karena kami tidak pernah membayangkan bahwa hal seperti ini akan terjadi,” ujar Paris Jusuf.

Baca Juga:   Adnan Entengo Harap Masyarakat Menunggu Realiasasi dari Aspirasi

Dalam situasi yang tidak stabil ini, Paris mendorong pemerintah dan masyarakat Pohuwato untuk tetap tenang dalam menghadapi permasalahan yang sedang dihadapi. Baginya, yang paling penting saat ini adalah bagaimana semua pihak di Pohuwato bisa bersatu untuk menjaga fasilitas-fasilitas negara yang ada di sana.

“Kita harus menjaga semua fasilitas pemerintah, karena fasilitas ini adalah milik publik dan harus melayani kepentingan masyarakat,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Paris juga menekankan pentingnya menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin, sehingga solusi terbaik bisa ditemukan oleh kedua belah pihak. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa regulasi dan kesepakatan yang telah dibuat akan tetap ditegakkan, dan hasilnya perlu dimaksimalkan.

Baca Juga:   Paris Jusuf Apresiasi Kinerja KPU Provinsi Gorontalo Sukseskan Pemilu 2024

Dalam mengakhiri pernyataannya, Paris mengajak masyarakat dan pemerintah di Pohuwato untuk mengambil inspirasi dari filosofi bijak dengan harapan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

“Kita harus menjalani ini seperti menjalin benang dalam terigu, di mana benangnya tidak putus dan terigunya tidak terbongkar,” ungkap Paris Jusuf.

Terakhir, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo ini memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan kejadian ini.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memprovokasi dan tidak terprovokasi,” pungkasnya.

(Rifaldi)
Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Tim Reses Dapil 3 dan 4 DPRD Provinsi Gorontalo Temui Pemkab Gorontalo
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia