, Boalemo – DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Boalemo melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945 – 1 Juni 2021 di Desa Tabongo, tepatnya di Bukit Nelayan, Dusun Labuhan Timur, Kecamatan Dulupi, Selasa (01/06/2021).
Dilakukan sederhana dan mematufi protokol kesehatan, upacara ini diikuti oleh para Struktural DPC PDI perjungan, unsur Praksi PDI Perjuangan, BAGUNA PDI perjuangan Kecamatan dulupi, BBHR PDI perjuangan kecamatan dulupi, SATGAS PDI perjuangan Kecamatan dulupi, BADIKLAT PDI perjuangan dan pengurus BSPN PDI perjuangan kecamatan dulupi.
Harijanto Mamangkey saat diwawancarai awak media menjelaskan, Hari Lahir Pancasila merupakan momentum berharga bagi seluruh Rakyat Indonesia.
Pemilihan lokasipun kata Ko’Hari (sapaan akrab Harijanto) sengaja dilakukan di Bukit Nelayan karena sangat identik dengan julukan PDI-Perjuangan yakni “Wong Cilik”.
“PDI-Perjuangan merupakan partai ‘Wong Cilik’. Mengapa (upacara) kita laksanakan di bukit nelayan, karena PDI-Perjuangan ini kita kenal sebagai partai ‘Wong Cilik’ atau Orang Kecil. ‘Wong Cilik’ ini maksudnya adalah orang-orang kecil seperti Petani, Nelayan, Buruh, Pedagang kecil, Abang bentor dan masih banyak lagi,” ungkap Ko’Hari.
“Tak hanya itu, Di Dusun Labuhan Timur ini juga merupakan tempat mata pencaharian, ini adalah mayoritas nelayan dan sisanya adalah petani, sehinga tempat ini merupakan manivestasi dari pada ‘Wong Cilik’ itu sendiri,” tambahnya.
Atas nama Kader PDI-Perjuangan, Ko’Hari berharap Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk saling mempersatukan segala bentuk perbedaan.
“Sebagaimana pesan yang dikatakan Bung Karno yang kita kenal dengan Jas Merah (Jangan sekali kali melupakan sejarah) baik generasi tua maupun generasi muda, bagaimana pancasila ini mampu mempersatukan seluruh suku, agama, ras dari Sabang sampai Merauke,” tutupnya. (daily10/Jef)














