GORONTALO, Kota Gorontalo– Pasar Sentral Kota Gorontalo, sebuah landmark perdagangan yang mengalami proses renovasi intensif oleh Pemerintah Daerah, semakin memancarkan harapan baru bagi para pedagang dan masyarakat sekitar.
Setelah berbagai kontroversi yang menggelayuti Pasar Sentral, Pemerintah Daerah mengambil langkah bijak dengan menggabungkan aturan-aturan yang telah dibentuk bersama masukan konstruktif dari para pedagang sendiri. Sejalan dengan itu, Ismail Alulu, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral, dalam pernyataannya pada Selasa (08/08/2023), mengungkapkan rasa syukurnya terhadap pendekatan kolaboratif ini.
“Dengan apresiasi kepada Pemerintah, kami menyadari bahwa Pemerintah telah menjunjung tinggi suara para pedagang. Keputusan hari ini merupakan hasil sinergi antara langkah Pemerintah dan pandangan kami,” ujar Ismail Alulu, menggambarkan hubungan erat antara pemerintahan dan komunitas pedagang.
Meskipun tak bisa dihindari adanya beberapa pedagang yang merasa belum sepenuhnya puas dengan arah kebijakan Pemerintah, namun Ismail Alulu mengamini bahwa langkah-langkah yang diambil adalah langkah yang tepat dan berdaya guna.
“Kami merasa diberdayakan oleh Pemerintah melalui penerimaan atas masukan kami. Dalam semangat kemaslahatan bersama, Pemerintah menghadirkan keputusan yang mencerminkan aspirasi kami semua,” tegasnya, dengan suara optimis.
Seiring berjalannya waktu, Pemerintah Daerah memberikan anugerah berharga kepada para pedagang dan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang. Ismail Alulu membawa kabar gembira bahwa Pasar Sentral yang baru akan resmi dibuka, dan yang lebih menggembirakan adalah komitmen Pemerintah untuk memberikan prioritas utama kepada para pedagang yang telah lama berjuang di pasar tersebut.
“Di tengah euforia kemerdekaan, kami mendapatkan kabar yang sangat menggembirakan. Para pedagang lama, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah pasar ini, akan menjadi prioritas utama dalam mengisi gedung baru Pasar Sentral,” paparnya penuh semangat.
Langkah ini memberikan jawaban konkret atas kekhawatiran yang sempat merayap di kalangan pedagang, terkait pergeseran dan alokasi tempat di bangunan baru. Ismail Alulu menyoroti bahwa progres yang dijalani dalam penempatan Pasar Sentral memerlukan kesabaran, dan keseimbangan di antara para pedagang.
“Dalam semangat keadilan dan untuk menjaga harmoni di antara sesama pedagang, Pemerintah memilih untuk menyelesaikan seluruh aspek pembangunan terlebih dahulu. Ini adalah langkah bijak, yang akan memastikan bahwa semua pedagang mendapatkan tempat yang layak dan setara di gedung baru,” tutup Ismail Alulu, menegaskan komitmen Pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang berkeadilan bagi seluruh pelaku usaha di Pasar Sentral Gorontalo.
(Rifaldi)














