, Gorontalo – Pemerintah pusat menyalurkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk sebanyak 131.165 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Provinsi Gorontalo. Bantuan yang disalurkan langsung oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer, pada Sabtu (15/04/2023) di kantor Perum Bulog Gorontalo ini berupa beras 10 kg per keluarga selama tiga bulan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo, Sutrisno menyatakan bahwa penerima bantuan tersebut adalah masyarakat yang terdaftar dalam DTKS maupun yang terdata di setiap kelurahan dan desa. Dari total KPM tersebut, sebanyak 1.311.650 kg beras akan disalurkan setiap bulannya kepada masyarakat. Jumlah total beras yang akan disalurkan selama tiga bulan sebanyak 3.934.950 kg.
Alokasi CBP dibagi berdasarkan Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo. Kota Gorontalo mendapatkan alokasi sebanyak 17.240 KK dengan alokasi beras 172.400 kg per bulan. Sedangkan Kabupaten Gorontalo sebanyak 50.431 KK dengan alokasi beras 504.310 kg per bulan dan Bone Bolango 17.099 KK dengan alokasi beras 170.990 kg per bulan.
Selain itu, Kabupaten Gorontalo Utara mendapatkan alokasi sebanyak 15.309 KK dengan alokasi beras 153.090 per bulan. Boalemo sebanyak 17.827 KK dengan alokasi beras 178.270 kg per bulan, dan Kabupaten Pohuwato sebanyak 13.259 KK dengan alokasi beras 132.590 kg per bulan.
“Penyaluran cadangan pangan ini adalah instruksi dari bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Maret 2023. Bantuan ini berupa beras 10 Kg untuk setiap keluarga selama tiga bulan dan Gorontalo disalurkan mulai April sampai dengan bulan Mei mendatang,” kata Sutrisno.
Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer menyampaikan pesannya kepada seluruh aparat pelaksana yang diberi amanah dalam penyaluran bantuan ini untuk mematuhi seluruh aturan mekanisme penyaluran yang ditetapkan. Ia juga meminta untuk meningkatkan koordinasi dengan semua pihak terkait. Hamka berharap bantuan dari Presiden Joko Widodo ini dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat.
Penyaluran bantuan CBP ini akan diselesaikan dalam waktu dua bulan, termasuk di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango yang merupakan daerah terjauh di Provinsi Gorontalo. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat yang terdampak pandemi COVID-19. (*)















