Kota Gorontalo – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo terus mengukuhkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan dengan menggelar Forum Konsultasi Publik. Forum ini menjadi wadah bagi kaum perempuan, anak, disabilitas, dan kaum rentan untuk menyuarakan aspirasi mereka, yang nantinya akan menjadi bagian integral dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025.
Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel FOX Kota Gorontalo pada Rabu, (03/04/2024), dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim. Dalam sambutannya, Sofian menyoroti upaya Pemprov Gorontalo selama 24 tahun terakhir dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun banyak pencapaian telah diraih, namun tantangan seperti kemiskinan, ketimpangan sosial, dan masalah kesehatan seperti stunting masih memerlukan perhatian serius.
“Dalam menanggapi hal tersebut, kita menyadari bahwa masalah tersebut tak lepas dari aspek gender, disabilitas, dan inklusi sosial,” ungkap Sofian Ibrahim.
Lebih lanjut, Sofian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan semua pemangku kepentingan dalam merumuskan solusi yang inklusif. Forum Konsultasi Publik ini menjadi ajang bagi semua pihak untuk berpartisipasi dalam menyusun rencana aksi yang lebih rinci dan komprehensif, khususnya dalam mendukung kaum perempuan, anak, disabilitas, dan kaum rentan.
“Kami berharap forum ini akan menghasilkan gagasan-gagasan konstruktif yang dapat diintegrasikan ke dalam RKPD 2025 sehingga pembangunan yang kami lakukan dapat merangkul semua lapisan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Very Yuniver, Manajer GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) dari SKALA Jakarta, memberikan dukungan penuh terhadap forum tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi momen penting untuk memastikan bahwa hak-hak dan kebutuhan semua kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, serta hak-hak perempuan, terwakili secara memadai dalam perencanaan pembangunan.
“Dengan mengadopsi perspektif inklusif ini, kami yakin RKPD 2025 akan menjadi instrumen yang lebih efektif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang adil dan merata bagi seluruh warga Gorontalo,” tutup Very Yuniver.
Forum Konsultasi Publik ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada seluruh masyarakat Gorontalo. Dengan kolaborasi dan partisipasi semua pihak, diharapkan RKPD 2025 akan menjadi tonggak penting dalam meraih kesejahteraan yang lebih baik bagi semua.














