Pencuri dan Penadah Dump Truck Bermuatan Buah Kelapa Sawit Ditangkap Polisi, Pelaku Lainnya Masih Buron

Konferensi Pers pengungkapan kasus pencurian dump truck bermuatan buah kelapa sawit di Mapolres Asahan, Selasa (17/5/2022).

DAILYPOST.ID, Asahan – LIMA dari 7 orang pelaku perampokan mobil dump truck yang bermuatan buah kelapa sawit berhasil diamankan Satreskrim Polres Asahan.

Lima orang tersebut, yakni Iwansyah Putra Marpaung alias Iwan (37) warga Kabupaten Rokan Hilir, Adi Imron Siregar alias Imron (46) warga Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Ardiansyah Putra alias Aji (24) warga Kabupaten Rokan Hilir, Supriono alias Yono (32) warga Kabupaten Labuhan Batu Selatan, dan Wahyu Imam Lubis (26) warga Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Sedangkan 2 orang pelaku lainnya, yakni J (26) sebagai pemilik senjata api, dan J alias Apen (26), kini ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Asahan.

Selain 5 orang pelaku pencurian tersebut, 3 orang sebagai penadah barang curian tersebut turut juga diamankan personil Polres Asahan, yakni Nico Ardiansyah (28) warga Kabupaten Labuhan Batu, Erma Yusuf (43) warga Kabupaten Rokan Hilir, dan Ahmad Saipuddin Harahap (45) warga Kabupaten Rokan Hilir.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira didampingi Kasat Reskrim Polres Asahan AKP M Said Husein dalam press release di halaman Markas Polres (Mapolres) Asahan, Selasa (17/5/2022).

Sebelumnya, 7 orang dalam mobil terios warna silver BK 2216 RY melakukan pencurian mobil dump truck bermuatan buah sawit di Dusun III, Desa Aek Nabuntu, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan pada tanggal 8 Mei 2022 sekitar pukul 15.30 Wib.

Kemudian, terhadap supir mobil dump truck bernama Sabdan Sandi Zulfikar (28) warga Dusun VI, Desa Aek Bange, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan disekap oleh para pelaku dengan mengikat kaki, tangan, mulut dan mata korban dengan menggunakan lakban dan tali plastik.

“Pelaku J (DPO) menyuruh korban turun dari mobil sambil menodongkan sebuah senjata yang menyerupai senjata api kearah kepala korban. Kemudian pelaku Yono dan J (DPO) menarik korban keluar dari mobil dan memasukkan korban ke mobil tersangka,” ungkapnya.

Berhasil mengamankan korban, para pelaku meletakan korban di pinggir jalan di daerah perkebunan karet di Kecamatan Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu.

“Para tersangka kemudian menjual buah kelapa sawit hasil curian tersebut dengan harga Rp 13 juta kepada salah satu RAM di daerah Kecamatan Aek Kenopan, Kabupaten Labuhan Batu Utara,” jelasnya.

Sedangkan mobil dump truck yang dicuri tersebut dijual para pelaku kepada Erma Yusuf dan Ahmad Saipuddin Harahap dengan harga Rp 105 juta.

“Kemudian oleh pelaku Erma Yusuf dan Ahmad Saipuddin Harahap menjual mobil dump truck tersebut kepada Fahzri (DPO), dimana dari hasil kejahatan para tersangka berfoya-foya ketempat hiburan malam lalu membeli narkotika jenis sabu dan membeli handphone,” bebernya.

Dari pengungkapan kasus ini, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 unit mobil terios warna silver BK 2216 RY, 8 unit handphone, 1 buah pisau charter, 1 buah kunci roda, 1 buah bantal, tali plastik, lakban, dan uang sebesar Rp 2.890 ribu.

“Saat ini petugas masih melakukan pengembangan untuk mengejar para pelaku lainnya yang DPO. Dan, kami tegaskan untuk segera menyerahkan diri ke Polres Asahan,” pungkasnya.

Terkait kasus ini, Polres Asahan menjerat para pelaku dengan pasal 365 ayat (2) ke 2e, 4e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Daily/Wanty)



iklan cakades
Bagikan ke media sosial