,JAKARTA – Langkah konkret dalam memperjuangkan fasilitas publik yang representatif terus dilakukan oleh jajaran legislatif Kota Kotamobagu. Kali ini, Ketua Komisi II DPRD Kota Kotamobagu melakukan kunjungan kerja strategis ke kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta. Kunjungan ini membawa misi khusus: membahas percepatan dan kelanjutan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Gelora Ambang agar menjadi pusat olahraga yang modern dan berskala nasional.
Pertemuan tersebut merupakan upaya jemput bola untuk memastikan dukungan anggaran dan teknis dari pemerintah pusat. Sebagai mitra kerja yang membidangi pembangunan dan ekonomi, Komisi II menyadari bahwa keberadaan Gelora Ambang merupakan kerinduan seluruh lapisan masyarakat Kotamobagu, sekaligus menjadi kunci dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi dari Tanah Totabuan.

(Foto Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu saat melakukan pertemuan atau diskusi di kantor Kementerian PUPR bersama pejabat kementerian)
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Ketua Komisi II memaparkan potensi strategis Gelora Ambang sebagai ikon olahraga di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Ditekankan bahwa revitalisasi kawasan ini memerlukan sentuhan anggaran yang besar, yang tidak cukup jika hanya bersandar pada APBD daerah. Oleh karena itu, sinergi dengan kementerian melalui dana APBN atau program strategis nasional menjadi jalan keluar yang paling logis dan realistis.
Pihak kementerian menyambut baik aspirasi tersebut dan memberikan arahan mengenai kelengkapan administrasi serta dokumen teknis yang diperlukan. Ketua Komisi II menegaskan bahwa DPRD akan bekerja sama dengan dinas terkait di Pemerintah Kota untuk segera merampungkan segala persyaratan agar usulan pembangunan ini dapat segera terealisasi.

( Foto visual kondisi terkini Gelora Ambang atau maket rencana pengembangan kawasan olahraga yang dipresentasikan)
“Gelora Ambang bukan sekadar stadion, tapi simbol kejayaan olahraga kita. Kami datang ke kementerian untuk memastikan bahwa pusat tidak melupakan potensi di daerah. Kami ingin anak-anak muda Kotamobagu memiliki fasilitas yang layak untuk mengasah bakat mereka. Ini adalah investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia kita,” tegas Ketua Komisi II di sela-sela kunjungannya.
Upaya lobi ini juga mencakup pembahasan mengenai integrasi kawasan Gelora Ambang dengan ruang terbuka hijau dan fasilitas penunjang lainnya. Dengan dukungan pusat, diharapkan stadion ini tidak hanya berfungsi sebagai arena pertandingan, tetapi juga sebagai pusat rekreasi keluarga dan penggerak ekonomi kreatif bagi UMKM di sekitar kawasan tersebut.
Langkah proaktif Ketua Komisi II ini mendapat apresiasi luas karena menunjukkan fungsi pengawasan dan perjuangan anggaran yang berjalan beriringan. Hasil dari kunjungan ini akan segera dilaporkan dalam sidang paripurna dan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Wali Kota Kotamobagu untuk langkah eksekusi ke depan.
Melalui perjuangan di tingkat pusat ini, DPRD Kotamobagu optimis bahwa kejayaan Gelora Ambang akan segera kembali. Komitmen ini menjadi bagian dari dedikasi lembaga legislatif dalam mewujudkan visi Kotamobagu sebagai kota jasa yang unggul, tidak hanya di bidang perdagangan, tetapi juga di bidang prestasi olahraga dan infrastruktur publik. (Adve)















