Pimpin Apel Korpri, Sekda Iskandar Datau Ingatkan Tupoksi ASN Dan Kedisiplinan 

DAILYPOST.ID , POHUWATO – Sekretaris Daerah (Sekda) Pohuwato, Iskandar Datau memimpin pelaksanaan Apel Korpri yang dirangkaikan dengan penyerahan Santunan Duka, Surat Keputusan (SK) pensiun dan kenaikan pangkat, Senin (19/9/2022) bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati.

Apel ini diikuti oleh Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia, Usman Bay, Para Pimpinan OPD, Staf Ahli, beserta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Stakeholder yang ada di kalangan Pemerintahan Daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Iskandar mengingatkan kepada seluruh Jajaran Pemerintahan daerah dimulai dari Dusun, Desa, Kecamatan, beserta seluruh ASN untuk tetap memperhatikan tugas pokok masing-masing dan tetap menjaga marwah, Jalinan koordinasi, Sikronisasi, serta harmonisasi antar sesama.

Baca Juga:   Pimpin Apel Korpri di Kecamatan Biau, Wabup Tekankan Disiplin Kehadiran dan Kinerja

“Agar terjalin persepsi dan pemahaman yang sama pada setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan,” tuturnya.

Terkait Kedisiplinan ASN, Sekda Iskandar meminta agar dapat dievaluasi kembali oleh masing-masing OPD karena hal ini terlihat dari kurangnya ASN yang mengikuti pelaksanaan Apel pada hari ini.

“Saya berharap semuanya dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara bersungguh-sungguh, tulus, serta bertanggung jawab agar memudahkan mewujudkan program-program pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Di sela itu, Ketua Korpri Pohuwato, Usman Bay via wawancara mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Apel Korpri tersebut, ada sebanyak 754 ASN dari golongan III, IV dan Fungsional yang telah menerima SK kenaikan jabatan dan pensiun.

Baca Juga:   Pasca Libur Lebaran, Bupati Labuhanbatu Pimpin Apel Gabungan

“Untuk Golongan III ada sebanyak (405 orang), Golongan IV (121 orang) dan untuk fungsional sebanyak (228 orang),” jelasnya.

Terkait penyerahan Santunan Duka senilai 198 juta, Usman mengatakan bahwa santunan tersebut awalnya senilai 42 juta untuk diberikan kepada beberapa ASN yang sudah meninggal dunia

“Namun seiring berjalannya waktu, Alhamdulilah kita mendapat tambahan beasiswa bagi ahli waris (ASN) yang sudah meninggal sehingga diserahkan kepada ahli waris tadi itu sudah bertotalkan 198 juta dari akumulasi santunan 42 juta dan juga beasiswa,” tutupnya. (Daily/Taufik)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Kebijakan Gubernur Soal Penyebaran Informasi Publik Didukung ASN Gorontalo, Ini Alasannya
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia