, Gorontalo – Puluhan masyarakat Kabupaten Gorontalo menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Kabupaten Gorontalo.
Penyerahan bantuan modal usaha tersebut dilaksanakan di gedung Kasmat Lahay Limboto, dan dihadiri langsung oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto, serta masyarakat penerima bantuan.
Kepala Basnaz Kabupaten Gorontalo, Sukri Moonti mengatakan, ada lima program yang dicanangkan Basnaz untuk membantu masyarakat, dan yang dilakukan kali ini adalah program ekonomi produktif. Sasarannya adalah mereka yang memiliki usaha seperti warung, rumah makan dan usaha lainnya.

“Jadi penyerahan ini masuk dalam program ekonomi produktif, ada lima program yang dicanangkan oleh Basnaz dan ini salah satunya. Kriteria penerima bantuan ini pertama dia fakir atau orang yang tidak berpenghasilan, atau dia miskin dalam hal ini berpenghasilan tapi tidak mampu memenuhi kebutuhannya setiap hari,” ungkap Sukri saat diwawancarai usai kegiatan. Jum’at (28/10/2022).
Basnaz sendiri harus memastikan apakah penerima bantuan ini adalah mereka yang benar-benar butuh, sehingga proses verifikasi harus dilakukan dengan benar.
“Dalam hal pemberian zakat ini, kami dari Basnaz itu melakukan verifikasi, apakah dia benar-benar layak menerima atau tidak. Dan untuk yang punya usaha, kita lihat apa usahanya, misalnya dia punya warung atau rumah makan atau usaha lain, yang kemudian dalam mengelolanya dia membutuhkan modal agar perputaran ekonominya itu berjalan bagus,” jelasnya.
Basnaz Kabupaten Gorontalo selalu berupaya agar bantuan yang disalurkan ini benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima bantuan, agar perputaran ekonomi mereka bisa berjalan dengan baik.
“Untuk ekonomi produktif ini kami dari Basnaz akan selalu memberikan pengawasan, sehingga setelah mereka menerima bantuan ini usaha mereka akan berkembang lagi. Kami harapkan jima hari ini mereka sebagai penerima, kedepan bisa menjadi pemberi,” tuturnya.
Selain itu kata dia, agar penerima bantuan ini tepat sasaran, pihak Basnaz mengumpulkan data dari desa. Sedangkan data lainnya dikumpulkan dari permohonan bantuan yang dimasukkan secara langsung oleh calon penerima bantuan.
“Jadi di setiap desa itu sudah ada data penduduknya, jadi kami tinggal mengambil dari situ, ada juga permohonan yang masuk langsung ke kami. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan,” ungkapnya.
Hal ini dilakukan agar masyarakat yang sudah menerima bantuan dari tempat lain, tidak lagi menerima bantuan dari Basnaz, semua dilakukan agar pemeratan berjalan dengan baik.
“Data yang masuk ke kami itu ada sekitar 100 orang lebih, dan untuk bulan Oktober ini baru 40 orang yang sudah kami salurkan, dan masing-masing dari mereka menerima bantuan sebesar 2,5 juta rupiah dalam bentuk barang usaha,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh Basnaz ini. Hal ini dapat membantu masyarakat agar ekonomi mereka bisa berjalan.
“Alhamdulillah hari ini Basnaz mulai bergerak, karena mereka ini pengurus baru. Saya minta pertama institusi dibenahi bagus, kedua sosialisasi, ketiga regulasi termasuk didalamnya sistem, keempat analisis dan terakhir adalah eksekusi,” ungkap Nelson usai kegiata.
“Penyaluran ini juga harus terkoordinasi bagus, misalnya dalam hal beasiswa itu harus dibicarakan dengan Dinas Pendidikan, kalau dalam hal usaha harus dibicarakan dengan Dinas Koperasi dan UKM dan lain sebagainya. Inilah yang kami minta agar ada kolaborasi antara pemerintah dan Basnaz,” sambungnya.
Nelson mengakui, anggaran yang ada saat ini cukup terbatas, sehingga ia mendorong berbagai sumber dana agar masyarakat dapat terbantu.
“Ini sengaja kami dorong, apalagi anggaran kita selama tiga tahun terakhir ini terbatas, maka kami mendorong tiga sumber dana, yakni melalui investasi, kedua perbankan dan terakhir dana Basnaz,” tutur Nelson.
“Basnaz ini bagus karena potensinya besar, saya berharap setiap bulan itu kalau dapat 1M. Jadi banyak yang bisa kita bantu,” pungkasnya. (Iyal)














