, Gorut – Siapa bilang seorang Sekda hanya kerja di belakang meja? Siapa bilang ASN hanya fokus pada urusan administrasi? Ini setidaknya jadi prinsip Ridwan Yasin, sosok Sekda Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) yang dinilai tegas, cerdas dan dermawan.
Di salah satu kantor di lingkungan Pemda Gorut, sosok Panglima ASN Gorut itu tampak akrab sembari bercengkramah dengan salah satu masyarakat. Gelak tawa bersama sayup-sayup terdengar dari balik masker yang melindungi mereka dari pandemi Covid-19. Suara lembaran kertaspun seakan menjadi “Musik” mengiringi keakraban mereka.
Lembaran kertas dibuka satu-persatu, di dalamnya terpampang huruf dari goresan tinta isi proposal bantuan untuk orang cacat. Canda tawa pun redam. Kerut kecil seketika itu menggurat di keningnya, mambangkitkan empati terhadap sesama.

Ridwan terpanggil. Tanpa berpikir lama, langsung mengeluarkan lembaran-lembaran kertas dari kantong pribadinya.
Sosok Dermawan? Ya! Begitulah Ridwan Yasin. Inilah yang disenangi masyarakat terhadap sosok RY (sapaan akrab) Sekda Millennial itu. Kerab berbaur dan sangat peka akan kebutuhan masyarakat. Apalagi di masa pandemi, dimana seluruh kebutuhan ekonomi serba terbatas.
Sebatas itukah Ridwan membantu? Tentu tidak! Sebab jika begitu saja, dia tak akan dijuluki sebagai “Panglima Petani”. Dia tak akan disebut “Panglima Nelayan”. Dia tak akan disebut sebagai “Solusi Kebuntuan”. Apakah ini berlebihan? Sekali lagi Tidak!

Banyak yang telah diperbuat oleh Putera Asli Atinggola ini. Berjuang demi kesejahteraan Nelayan. Tumbuhkan kedisiplinan Aparatur sejak pertama dilantik. Dan masih banyak lagi.
Dari keuletannya, Ridwan terus hadir di tengah masyarakat. Sering turun langsung ke lapangan. Bekerja keras, cerdas, ikhlas dan tuntas jadi motto yang melekat pada dirinya. (feature/daily02)















