Kota Gorontalo — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo, pada Selasa (07/05/2024), mengumumkan peluncuran maskot resmi untuk Pemilihan Kepala Daerah Kota Gorontalo yang akan berlangsung pada 27 November mendatang. Dalam sebuah acara yang digelar di rumah adat Dulohupa, maskot ini diresmikan dengan nama “Si Beno”, singkatan dari “Berintegritas dan Berdemokrasi”.
Si Beno, yang terinspirasi dari Benteng Otanaha, menjadi simbol yang mendalam dan bermakna bagi masyarakat Gorontalo. Benteng Otanaha, sebagai peninggalan sejarah, menjadi saksi perjuangan bangsa Gorontalo melawan Portugis.
Motif bunga Tatudi yang terpampang pada bate karawo (sarung) Si Beno, menandakan kekuatan dan keindahan yang mengagumkan. Bunga ini tidak hanya menjadi hiasan, tetapi juga memiliki manfaat obat tradisional yang berharga bagi kesehatan.
Bunga Puring, atau Polohungo dalam bahasa Gorontalo, juga menjadi bagian dari identitas Si Beno. Selain sebagai tanaman hias, bunga ini memperkaya budaya lokal dan lingkungan masyarakat setempat.
Motif Pahangga yang terukir di sarung Si Beno menggambarkan keagungan dan kekuasaan. Simbol dua garis lurus mencerminkan keselarasan antara adat dan syariah yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Gorontalo.
Warna putih melambangkan keterbukaan dan kejelasan, sementara abu-abu menunjukkan tanggung jawab dan kenetralan, terutama dalam konteks pelaksanaan pemilihan umum. Warna merah maron dan emas memberikan sentuhan estetika yang autentik dan melambangkan kesuksesan.
Dengan peluncuran Si Beno sebagai maskot resmi, KPU Kota Gorontalo berharap dapat memotivasi partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi dan memperkuat identitas lokal yang kaya akan filosofi dan nilai-nilai luhur.
(winanda)















