Sofyan Dorong Bahasa Gorontalo Hidup Lagi di Ruang Publik

Dailypost.id

DAILYPOST.ID Gorontalo — Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya menjaga bahasa Gorontalo agar tetap hidup dan digunakan dalam keseharian masyarakat. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mendorong agar bahasa daerah tidak hanya hadir dalam kegiatan budaya, tetapi kembali digunakan lebih luas di ruang publik.

Menurut Sofyan, penguatan penggunaan bahasa Gorontalo menjadi bagian penting dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Hal itu dinilai perlu mendapat perhatian karena jumlah masyarakat yang menggunakan bahasa Gorontalo dalam percakapan sehari-hari terus mengalami penurunan.

Sofyan menyebut informasi dari Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo menunjukkan semakin berkurangnya penutur bahasa Gorontalo. Di sisi lain, penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari kini semakin banyak bercampur dengan bahasa Melayu.

“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan pihak Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo. Sesuai penyampaian mereka, penutur atau masyarakat yang menggunakan bahasa Gorontalo makin berkurang,” ungkap Sofyan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah daerah akan mendorong pemanfaatan bahasa Gorontalo dalam berbagai aktivitas masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kegiatan keagamaan, termasuk membuka ruang bagi penggunaan bahasa daerah dalam khotbah Jumat.

Sofyan menilai upaya pelestarian bahasa tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan budaya daerah. Karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu kembali dibiasakan mengenal dan menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.

“Budaya itu berawal dari bahasa. Bahasa ibu kita adalah bahasa Gorontalo. Kalau dahulu pergaulan sehari-hari di rumah menggunakan bahasa Gorontalo, hari ini hal itu sudah sangat berkurang. Maka kegiatan seperti ini sangat penting untuk kita dukung bersama,” tegasnya.

Selain mendorong penggunaan bahasa daerah dalam berbagai kegiatan, Pemkab Gorontalo juga menyiapkan langkah penguatan literasi. Salah satunya melalui penyediaan dan pembagian kamus bahasa Gorontalo agar masyarakat lebih mudah mempelajari serta menggunakan bahasa tersebut.

Upaya pelestarian juga telah diterapkan di lingkungan pemerintahan. Beberapa bulan sebelumnya, pemerintah daerah menggelar lomba bahasa Gorontalo yang melibatkan jajaran kepala dinas sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan menggunakan bahasa daerah.

“Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai upaya, termasuk menggelar lomba serupa untuk jajaran Kepala Dinas beberapa bulan lalu. Ke depan, kita ingin berdayakan literasi daerah seperti buku khotbah dan kamus bahasa Gorontalo agar generasi muda kita dapat terus melestaikannya,” tutupnya.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui Lomba Pidato Bahasa Gorontalo yang digelar Pemerintah Kecamatan Limboto di Warkop Love Story Limboto, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini diikuti para Kepala Lingkungan se-Kecamatan Limboto.

Lomba tersebut menjadi salah satu langkah konkret untuk memperluas kembali penggunaan bahasa Gorontalo di tengah masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang sehingga bahasa daerah tidak sekadar menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi tetap digunakan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia