Fungsi sealant serbaguna tentu menguntungkan bagi siapa saja yang menggunakannya. Masalah umum seperti rembesan, munculnya retakan dan celah kecil mudah diatasi oleh material perekat tersebut.
Namun, apakah Anda pernah mempertanyakan sejauh mana kapasitas kemampuan material perekat untuk menanggung beban atau permasalahan pada bidang aplikasi?
Pada artikel kali ini, Anda akan mendapatkan informasi bermanfaat terkait jenis-jenis beban apa saja yang mampu diatasi dengan pengaplikasian material perekat. Informasi ini berguna untuk mengoptimalkan penggunaan perekat sesuai kebutuhan Anda.
Jenis Beban yang Mampu Diatasi Material Sealant
Umumnya, banyak orang yang menggunakan material perekat untuk kebutuhan konstruksi bangunan industri maupun rumah tangga. Karakteristiknya yang dinamis mampu menahan beban tertentu dan mengatasi berbagai jenis masalah.
Namun, satu hal yang perlu Anda pahami bahwa material perekat digunakan bukan untuk menahan beban berat secara langsung atau struktural. Berikut jenis-jenis beban yang mampu diatasi oleh material tersebut:
Beban Pergerakan dan Pemuaian
Jenis beban yang mampu diatasi oleh perekat adalah movement load atau beban pergerakan. Pada suatu bidang permukaan aplikasi, seperti beton, dinding, jendela atau fasad rumah pasti mengalami pemuaian dan penyusutan secara alami.
Kondisi yang disebabkan perubahan suhu/cuaca ekstrem tersebut dapat diatasi dengan mudah. Syaratnya, Anda menggunakan perekat berkualitas dengan karakteristik fleksibilitas tinggi.
-
Beban Tekanan Air
Beban tekanan air (hydrostatic pressure) juga merupakan jenis beban yang dapat diatasi oleh pengaplikasian material perekat.
Contoh dari beban tersebut adalah rembesan air hujan atau tekanan air rendah pada kotak akuarium. Itulah alasan mengapa perekat atau sealant sering digunakan pada celah-celah jendela dan keramik kamar mandi.
-
Beban Getaran
Vibration load atau beban getaran menjadi jenis beban yang mampu diatasi oleh penggunaan material perekat. Jenis beban getaran yang biasanya memengaruhi sambungan kaca, kusen atau kendaraan.
Fungsi perekat pada bidang-bidang permukaan tersebut berguna agar rekatan antara sambungan tidak rusak karena getaran, seperti jendela dan kaca rumah di pinggir jalan yang bergetar saat kendaraan berat lewat.
-
Beban Geser Ringan
Beban geser ringan atau shear load mampu diatasi oleh material perekat, terutama jika terjadi pergeseran kecil antar-permukaan material. Biasanya kondisi ini sering terjadi saat bidang permukaan bergeser karena aktivitas di atasnya.
Belum lagi karena faktor cuaca atau sinar UV yang dapat memunculkan kondisi pemuaian dan penyusutan secara alami.
Area Aplikasi Sealant agar Bekerja Optimal
Mengoptimalkan kinerja material perekat beton juga dipengaruhi oleh area atau bidang pengaplikasian. Beberapa area pengaplikasian material perekat yang umum adalah sebagai berikut:
-
Sambungan Beton
Umumnya, masalah celah atau retakan muncul pada bagian sambungan (joint) beton. Sehingga, area sambungan seringkali membutuhkan perawatan berupa pengaplikasian material perekat.
Selain berfungsi sebagai penyegel sambungan beton yang retak, material perekat ini juga berfungsi untuk membuat sambungan terlihat lebih rapi dan bersih. Anda dapat melihat contoh aplikasi pada dinding beton yang mengalami retak karena rembesan air.
-
Permukaan yang Retak
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa aplikasi sealant umum digunakan pada area permukaan yang retak dan menimbulkan celah. Seperti contohnya sambungan kaca, kusen alumunium, panel dinding hingga fasad bangunan.
Permukaan yang retak berisiko masuknya air, udara, kotoran dan partikel lain yang dapat merusak struktur beton. Sehingga pemakaian material perekat penting untuk mencegah hal tersebut.
-
Area Basah atau Bawah Tanah
Area basah pada sambungan dalam struktur bangunan juga sering memanfaatkan pengaplikasian material perekat. Tujuan utamanya tentu untuk mencegah masuknya rembesan air.
Contohnya, pengaplikasian perekat pada sambungan jendela, kaca, dinding beton atau area pintu yang terpapar langsung dengan air hujan.
Catatan penting bagi Anda, bahwa sealant bukan pengganti sistem waterproofing. Pada area atau bidang aplikasi yang lebih luas seperti dak beton, basement, atau kamar mandi membutuhkan perlindungan ekstra yang berasal dari material waterproofing.
Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Sealant Beton
Agar sambungan (joint) dapat bekerja dengan sempurna dan tahan lama, Anda perlu mengetahui beberapa hal dalam memilih material perekat beton. Berikut tips-tips yang dapat Anda pahami:
-
Lokasi Pengaplikasian
Lokasi/area pengaplikasian perekat juga memengaruhi kualitas dan kinerja material tersebut. Misal, pada lokasi aplikasi eksterior yang potensi paparan sinar UV lebih tinggi, sebaiknya Anda memilih perekat yang memiliki ketahanan cuaca yang lebih tinggi.
-
Jenis Material Perekat
Tidak semua material perekat dibuat dengan jenis yang sama. Oleh karena itu, sebelum memilih produk sealant, sebaiknya Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan media aplikasi (baik kaca, beton, logam, maupun keramik) agar performanya tetap optimal.
-
Kondisi Lingkungan
Faktor kondisi lingkungan juga penting untuk Anda pertimbangkan sebelum melakukan pemasangan perekat. Paparan sinar UV, tingkat kelembaban, hingga perubahan suhu perlu diperhatikan agar pemilihan produk perekat lebih tepat.
-
Pergerakan Sambungan
Hal terakhir yang harus Anda pertimbangkan adalah besarnya pergerakan sambungan. Perubahan suhu terus-menerus dapat menyebabkan beberapa material bangunan mengalami pemuaian dan penyusutan sehingga sambungan ikut bergerak.
Temukan Sealant Beton yang Tepat dan Sesuai Kebutuhan Hanya dengan Produk dari Sika Indonesia
Mengoptimalkan kinerja material perekat beton dan sambungan pada bangunan perlu diantisipasi dari berbagai jenis beban yang mampu diatasi. Karena tidak semua material perekat didesain sama dengan semua kebutuhan Anda.
Satu hal yang pasti adalah pemilihan produk perekat terbaik dengan reputasi terbaik. Salah satu rekomendasi terbaik adalah produk dari Sika Indonesia, yaitu Sikadur®-20 Crack Seal.
Epoxy resin 2 komponen, semi elastis dan beban solvent didesain khusus untuk menutup retakan non-struktural pada beton. Tingkat viskositas rendah sehingga cocok digungakan dalam kondisi kering maupun lembab.
Anda dapat menggunakan produk satu ini untuk memperbaiki nat keramik lantai kamar mandi, kolam renang hingga atap beton. Tersedia dalam packaging 160 mL dan 850 mL set.
Percayakan kebutuhan sealant Anda pada Sika Indonesia karena kami sudah 115 tahun lebih menjadi produk terpilih untuk berbagai proyek dalam dan luar negeri. Kontak kami sekarang dan konsultasikan kebutuhan Anda!















