, Bolsel– Sebuah video viral yang menampilkan seorang ibu yang ngamuk pada peringatan HUT Bhayangkara ke-77 menjadi sorotan di media sosial baru-baru ini.
Dalam vidio yang diunggah oleh akun tiktok @marestu21 pada Ahad (2/7/2023), ibu tersebut terlihat mendatangi kantor Polres Bolsel dan memarahi sejumlah petugas polisi, serta mencoba menghentikan pemusnahan barang bukti minuman keras. Isu ini menarik perhatian warganet yang aktif membahasnya.
Dalam vidio tersebut, wanita yang belum diketahui identitasnya menjelaskan bahwa minuman keras yang dimusnahkan dibuang ke aliran sungai. Ia mengkhawatirkan bahwa pembuangan tersebut dapat mencemari sungai dan kolam pemancingan ikan miliknya yang menggunakan air sungai.
“Saya heran, mengapa minuman keras itu dibuang di sungai? Padahal ikan-ikan di kolam saya butuh oksigen. Mengapa tidak ada koordinasi sebelumnya? Mengapa tidak ada solusi yang dipikirkan sebelumnya?” ungkapnya dengan nada marah dan kecewa.
Namun, Kapolres Bolsel, AKBP Indra Madjid, dalam keterangannya kepada Manado Bacirita, membantah adanya pencemaran lingkungan seperti yang viral di media sosial.
Menurut Indra, kegiatan pemusnahan barang bukti minuman keras dilakukan di lapangan apel dengan jarak sekitar satu meter dari lapangan aspal ke tanah, dan sekitar 1,5 meter dari talut ke aliran air.
“Dalam pemusnahan tersebut, minuman keras tidak mencapai aliran air karena telah meresap ke dalam tanah sebelumnya,” jelas Indra.
Kapolres juga menambahkan bahwa kegiatan pemusnahan tersebut dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, DPRD Bolsel, unsur Forkopimda, dan para tokoh masyarakat. Oleh karena itu, menurutnya, tidak mungkin terjadi pencemaran lingkungan dalam proses tersebut.
“Kegiatan pemusnahan ini mendapat apresiasi dari Forkopimda dan para tokoh di daerah, mengingat jumlah minuman keras yang dimusnahkan mencapai 4.400 liter. Jadi, tidak ada pencemaran lingkungan yang terjadi,” tegas Indra.
Penjelasan tersebut diharapkan dapat meredakan kekhawatiran masyarakat terkait isu pencemaran lingkungan yang viral di media sosial. Polres Bolsel menegaskan komitmen mereka dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, serta berterima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan oleh Forkopimda dan masyarakat setempat terhadap kegiatan pemusnahan tersebut.















