– Wakil Bupati (Wabup) Boalemo, Anas Jusuf didampingi Asisten I, Mondru Mopangga dan Kepala Dinas Kesehatan, Sutriyani Lumula mengikuti rapat bersama Forum Komunikasi Pimpunan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, yang dilaksanakan secara daring (online), Kamis (14/8/2020).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie tersebut membahas beberapa point penting, diantaranya soal tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inspres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Provinsi Gorontalo.
Wabup Anas dalam kesempatan itu menjelaskan, di Kabupaten Boalemo sempat terjadi lonjakan kasus yang cukup besar, bahkan menciptakan klaster baru, yakni klaster ASN.
“Memang kami sempat mengalami lonjakan kasus positif cukup banyak, sampai berjumlah 238 orang paling banyak klaster ASN, namun hari ini jumlah yang masih positif tinggal 7 orang,” ungkap Anas.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi, Wabup Anas menjelaskan langkah-langkah yang terus dilakukan Pemkab Boalemo, seperti penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat umum.
“Yang kami lakukan seperti untuk pasar terus tetapkan protokol kesehatan, yakni menjaga jarak antar pedagang, serta mewajibkan masker bagi pengunjung dan pedagang,” kata Anas.
“Kami juga terus melakukan sosialisasi, dan juga mengeluarkan edaran seperti untuk kegatan pesta pernikahan kami tidak izinkan pada malam hari,” lanjutnya.
Regulasi yang dibuat, tentunya melalui edaran bupati terkait penerapan dan pencegahan, serta edaran terkait pedoman tatanan normal yang sudah disosialisasikan.
“Namun untuk dendanya belum dicantumkan dan baru berupa teguran seperti, kerja sosial maupun pencabutan kartu tanda penduduk, serta pencanangan desa tangguh,” pungkas Anas. (daily07/wulan)














