, Kota Gorontalo- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, meminta seluruh satuan pendidikan yang ada di Kota Gorontalo mengisi dan melakukan pemutahiran Data Pokok Kependidikan (Dapodik) sesuai kondisi real yang ada.
Hal itu ditegaskan Wali Kota saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Dapodik yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, di BLY, Senin (01/07/2022).
“Sehingga tidak ada data yang dibuat-buat. Jadi seluruh operator sekolah kiranya dapat menginput data yang benar-benar real sesuai sarana prasaran yang ada di sekolah. Dan kepala sekolah kiranya dapat memperhatikan seluruh operator, jika terdapat ketidaksesuaian data di lapangan maka akan mengakibatkan data kita akan out offline,” tuturnya.
Lebih lanjut, Marten menegaskan agar kepala sekolah lebih memperhatikan data yang dikirim ke pusat, jangan sampai data yang disampaikan tidak real karena ada tujuan tertentu.
“Praktek-praktek persoalan ini pernah ada hanya demi ingin mendapatkan bantuan operasional yang lebih besar maka data dibuat-buat, maka saya minta ditinggalkan praktek-praktek seperti ini,” tegas Marten.
Untuk diketahui, Bimtek Dapodik yang dilaksanakan Pemkot Gorontalo merupakan upaya untuk menyelaraskan prosedur dan mekanisme perdataan Dapodik berdasarkan peraturan Kemendikbudristek No.2 tahun 2022 tentang petunjuk teknis pengolahan dana bantuan operasional anak usia dini, dan bantuan operasional sekolah.
Kegiatan bimtek Dapodik tersebut dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dan oparator jenjang SD, SMP se kota Gorontalo. (Jeffry Potabuga)















