Yudisium Semester Genap Universitas Gorontalo Digelar Secara Online

DAILYPOST.ID – Yudisium semester genap, Tahun Ajaran 2019/2020 Universitas Gorontalo digelar secara daring (dalam jaringan/online), Sabtu (15/8/2020).

Dilangsungkan melalui aplikasi Zoom, agenda yudisium tersebut diikuti oleh Wakil Rektor (Warek) I UG, Dr. Hj Jullie Abdulah,SE.Ak.,M.ak,CA, Warek III UG, Dr. Dikson Junus, MPA, Kaprodi Fakultas, Dr. Arifin Tumuhulawa S, Ipem. MH, para Wakil Dekan Fakultas, serta sejumlah mahasiswa terkait.

Dalam kegiatan ini, Wakil Rektor I, Dr. Hj Jullie Abdulah,SE.Ak.,M.ak,CA menyampaikan Yudisium ini merupakan agenda rutin akhir semester yang selalu dijalankan oleh perguruan tinggi.

Dirinya berharap, proses akademik tersebut dapat menghasilkan penelitian berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, kemudian Penelitian dan Pengembangan, dan terakhir Pengabdian Kepada Masyarakat.

“Jadi, bukan hanya proses belajar mengajar tatap muka saja, tetapi kita juga harus meningkatan kompetensi mahasiswa melalui skill mereka pada penelitian dan pengabdian, sehingga dapat bermanfaat bagi mahasiswa itu sendiri, bahkan sampai menjadi mahasiswa-mahasiswa unggulan di luar sana yang selalu bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya.

Warek I UG itu juga mengharapkan, bagian akademik dan mahasiswa UG melakukan pemeriksaan seluruh nilai mahasiswa di setiap semester.

“Setiap semester, saat mengeluarkan kartu hasil mahasiswa itu, agar bagian akademik dan mahasiswa itu memeriksa seluruh nilai yang ada. Jadi, jangan sampai ada nilai yang kosong dan tidak ditanggapi oleh mahasiswa, karena ada beberapa kendala yang itu harus dikomunikasikan dengan Kaprodi ataupun dosen pengampu, karena itu akan berimbas pada semester-semester berikutnya. Nah, yang paling fatal itu adalah pada akhir semester atau tahap akhir,” kata Dr. Jullie.

Akhir agenda tersebut ditutup dengan pembacaan surat keputusan mahasiswa berprestasi di masing-masing fakultas oleh dekan atau wakil dekan fakultas. (daily14/munira)









Sablon Kaos Satuan di Gorontalo