, Gorontalo – Rumah Deret nelayan di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto tergenang banjir.
Banjir yang merendam rumah warga serta menutupi sepanjang jalan yang ketinggianmya di bawah lutut orang dewasa. Kamis (27/05/2021).
Fatma Naidi (51), salah satu warga yang terdampak banjir tersebut mengatakan, sudah sekitar 5 hari menggenang sekitar 85 bangunan rumah warga dan juga belum ada petugas yang menangani bencana tersebut.
“Pada awal hujan deras itu ketinggian banjir diatas lutut orang dewasa dan sudah hampir sepekan ini, tetapi belum ada pihak dari pemerintah yang datang melihat keadaan kami,” ungkap Fatma.
Tempat yang sama Abudi Amir (62) yang juga terdampak menambahkan bahwa dirinya berharap kepada petugas terkait untuk melihat kondisi air danau naik ke pemukiman warga.
“Sampai sekarang air belum juga surut, kami di sini mengharapkan buntuan dari Pemerintah setempat dapat menanganinya,” ujar Abudi.
Sementara itu, Sumanti Maku selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya tidak menerima laporan yang diterima, dan tidak mengetahui kejadian yang melanda rumah warga tersebut.
“Pihak BPBD belum mendapatkan laporan warga dari rumah deret nelayan bahwa adanya terjadi bencana banjir, kalau kami mendapat laporan pastinya kami sigap dan langsung terjun memberikan bantuan ketempat kejadian,” ungkap Sumanti.
Sumanti menambahkan pihaknya akan segera terjun ke lokasi tersebut untuk mengadakan penanggulangan, memantau dan juga memberikan edukasi terhadap warga untuk sesegera mungkin untuk melaporkan apabila terjadi bencana kepada pihaknya.
“BPBD akan turun kelokasi dengan adanya laporan ini serta akan melakukan pendatan bagi warga yang terdampak bencana banjir,” tutup Sumanti. ***














