Limboto- Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, secara resmi melantik dan mengukuhkan tiga pejabat Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr. Hasri Ainun Habibie pada hari Selasa (20/02/2024).
Dalam pelantikan tersebut, Sekda Provinsi Gorontalo, Sofyan Ibrahim, diangkat sebagai ketua dewan pengawas, sementara Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, dan Prasetyo Abdi Utama Biki ditunjuk sebagai anggota dan sekretaris dewan pengawas.
Pelantikan ini menjadi langkah konkret dalam pengembangan mutu layanan rumah sakit daerah kepada masyarakat. Ismail Pakaya menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan secara internal akan fokus pada aspek non-teknis, terutama dalam memastikan pemenuhan hak dan kewajiban pasien, penerapan etika, dan pengendalian program rumah sakit.
“Dewan Pengawas BLUD ini menjadi representasi pemerintah daerah dalam mengawasi segala aktivitas yang dilakukan oleh rumah sakit umum daerah. Tugas mereka sangat penting dalam memastikan kelancaran roda usaha dan pelayanan rumah sakit kepada masyarakat,” ungkap Ismail Pakaya.
Ia juga menyoroti pentingnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit. Menurutnya, fasilitas yang memadai saja tidak cukup jika pasien kurang percaya akan kemampuan tenaga medis.
“Tingkat kepercayaan pasien terhadap tenaga medis juga sangat mempengaruhi. Kemanusiaan dan integritas dalam pelayanan pasien harus selalu diutamakan di atas segala urusan administrasi dan keuangan,” tambah Ismail Pakaya.
Setelah pelantikan, Penjabat Gubernur Ismail Pakaya turut meninjau gedung eks mall Limboto yang akan menjadi bagian dari RS Ainun Habibie. Turut hadir dalam peninjauan tersebut Sekdaprov Gorontalo, Staf Ahli Bidang Pemerintah, Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo, Kepala BKD Provinsi Gorontalo, dan Direktur RSUD Ainun Habibie. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat Gorontalo semakin berkualitas dan terjangkau.
(*)














