Dailypost Gorontalo — Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Provinsi Gorontalomemperketat pengawasan mutu pangan dengan menggelar audit lapangan sertifikasi Prima 3 di Kabupaten Gorontalo, Jumat (11/9/2026).
Langkah strategis ini diambil untuk menjamin komoditas Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang beredar di masyarakat aman dari residu berbahaya dan layak konsumsi.
Audit lapangan kali ini menyasar dua sektor komoditas hortikultura unggulan milik petani setempat. Pemeriksaan pertama dilakukan oleh auditor Rahmat Pakaya terhadap lahan budidaya kacang panjang milik Jufri. Sementara itu, auditor Sri Dewi Botutihe memimpin pemeriksaan pada perkebunan semangka yang dikelola oleh Kasyanto.
Kepala Seksi Sertifikasi dan Pengujian Mutu, UPTD BPMKP Gorontalo, Zakhnidar Monoarfa, menegaskan bahwa audit lapangan ini merupakan instrumen krusial dalam rantai sertifikasi. Pengujian tidak hanya melihat hasil akhir produk, tetapi juga memvalidasi seluruh proses budidaya di hulu.
“Kami melakukan pemeriksaan dan penilaian menyeluruh, mulai dari aspek administrasi, kepatuhan teknis, hingga kondisi riil di lapangan yang berkaitan langsung dengan keamanan pangan. Melalui proses ketat ini, OKKPD ingin memastikan pelaku usaha yang memegang sertifikat Prima 3 benar-benar menerapkan sistem budidaya yang baik (Good Agricultural Practices),” ujar Zakhnidar.
Lebih dari sekadar penilaian formal demi selembar sertifikat, OKKPD Gorontalo juga memanfaatkan momentum ini sebagai ruang pembinaan langsung. Para petani mendapatkan edukasi mengenai pentingnya konsistensi dalam meminimalkan penggunaan bahan kimia guna menjaga kualitas tanah dan kesehatan konsumen.
Zakhnidar berharap, standardisasi ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi sektor pertanian Gorontalo melalui peningkatan kepercayaan pasar.
“Jika semakin banyak pelaku usaha PSAT lokal yang mengantongi sertifikasi resmi, masyarakat tidak perlu ragu lagi mengonsumsi produk daerah sendiri. Kepercayaan konsumen yang tinggi otomatis akan mendongkrak daya saing produk pangan segar lokal kita di pasar yang lebih luas,” tutupnya.














