Gorontalo — Pelayanan publik yang manusiawi dan profesional kini bukan lagi sekadar janji. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo kembali membuktikan kualitasnya melalui hasil survei kepuasan masyarakat (SKM) semester II tahun 2024 yang mencapai angka 86,63 poin, dengan predikat “BAIK”.
Angka tersebut bukan hanya sekadar statistik. Di balik capaian itu, tersimpan kerja keras, komitmen, dan strategi pelayanan yang terus diperbaiki demi menjawab kebutuhan masyarakat.
“Angka ini menunjukkan bahwa kami tidak berhenti berbenah. Kepuasan pasien adalah prioritas kami,” ujar Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, dr. Fitriyanto Radjak.
Menariknya, dari sembilan unsur pelayanan yang dinilai, Unsur U6 (Perilaku Petugas Pelayanan) meraih skor tertinggi yakni 3,59 (kategori A/Sangat Baik). Ini menjadi bukti bahwa keramahan dan sikap humanis para petugas sangat diapresiasi masyarakat.
Disusul oleh Unsur U8 (Penanganan Pengaduan) dan Unsur U1 (Persyaratan Layanan), masing-masing dengan nilai 3,58 dan 3,42, yang masuk dalam kategori “Baik” (kategori B).
Jika ditarik mundur sejak tahun 2022, grafik IKM RSUD dr. Hasri Ainun Habibie menunjukkan tren yang konsisten naik, dari 81,54 poin (Tahun 2022) hingga sempat menembus 87,11 poin pada Semester I 2024.
Meski mengalami sedikit penurunan menjadi 86,63 poin di semester II 2024, hal ini masih dalam kategori tinggi dan mengindikasikan stabilitas pelayanan yang solid.
Apa Artinya bagi Masyarakat?
Nilai IKM ini bukan sekadar angka formalitas. Menurut klasifikasi mutu pelayanan nasional, skor antara 76,61–88,30 tergolong “Baik”, yang artinya masyarakat Gorontalo bisa merasa lebih percaya dan aman menggunakan layanan RSUD milik Pemprov Gorontalo ini.
Di tengah derasnya kritik terhadap layanan publik, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie justru muncul sebagai role model pelayanan kesehatan yang mengedepankan efisiensi, keramahan, dan kecepatan dalam menanggapi keluhan.
Prestasi ini seharusnya menjadi bahan evaluasi dan contoh bagi unit pelayanan publik lainnya di Provinsi Gorontalo. Apresiasi tinggi layak diberikan, namun perbaikan berkelanjutan harus terus dijalankan.
Dengan capaian ini, RSUD Ainun Habibie juga semakin menegaskan eksistensinya sebagai rumah sakit rujukan utama di Gorontalo yang telah meraih akreditasi Paripurna dari LARSI (Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia). (ad/d09)















