, Gorontalo – Bencana banjir yang terjadi di Makasar mengakibatkan berbagai sarana dan fasilitas kantor rusak. Dampak dari banjir ini juga turut dirasakan oleh Badan Penghubung Provinsi Gorontalo (BPPG).
Tidak hanya kantor, bahkan beberapa fasilitas di BPPG juga ikut rusak akibat banjir ini. Hal ini mendapat perhatian langsung dari Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo saat melakukan kunjungan kerja ke tempat itu.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, AW Thalib mengatakan, banjir yang terjadi di Makasar terbilang cukup besar, bahkan mencapai pinggang orang dewasa.
“Memang banjirnya bisa dibilang cukup dahsyat bahkan hingga pinggang orang dewasa. Akibatnya banyak fasilitas kantor yang rusak,” tuturnya.
Untuk itu AW Thalib meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo segera mengucurkan anggaran agar perbaikan fasilitas di BPPG bisa segera dilakukan.
“Agar aktivitas mereka bisa berjalan normal kembali. Khususnya menjalankan tugas dan fungsi mereka sebagai badan penghubung,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala BPPG Moh Agung Sugiarto menambahkan, anggaran yang ada saat ini terbilang cukup, akan tetapi karena fasilitas kantor yang rusak cukup banyak sehingga mereka butuh anggaran tambahan.
“Anggaran kami sebenarnya cukup, namum karena banjir banyak yang rusak, terutama alat-alat kantor. Olehnya kami berharap dukungan anggaran lewat Komisi I sebagai mitra kami,” harapnya. (Iyal)














