Bahaya Mengintai di Jalanan Gorontalo! Truk ODOL Jadi Ancaman Nyawa, Dishub Siap Turun Tangan!

Dailypost.id
Bahaya Mengintai di Jalanan Gorontalo! Truk ODOL Jadi Ancaman Nyawa, Dishub Siap Turun Tangan! (Foto: Istimewa)

DAILYPOST.ID GorontaloJalanan Provinsi Gorontalo saat ini tak hanya jadi jalur transportasi, tapi juga medan bahaya akibat truk-truk ODOL (Over Dimension Over Loading) yang semakin merajalela. Namun kini, Dinas Perhubungan (Dishub) Gorontalo tak tinggal diam. Lewat gebrakan nyata, mereka menyatakan perang terhadap praktik pelanggaran dimensi dan muatan berlebih ini demi menyelamatkan ribuan nyawa pengguna jalan.

Upaya ini bukan tanpa alasan. Kecelakaan fatal akibat truk bermuatan berlebih bukan lagi hal asing. Mulai dari kendaraan terguling, muatan yang jatuh menimpa pengendara, hingga korban meninggal dunia, semua jadi bukti nyata bahwa ODOL adalah bom waktu yang siap meledak kapan saja.

“Kondisinya sudah sangat darurat. Kita temukan truk dengan muatan jauh melebihi kapasitas, bahkan modifikasi dimensi seenaknya. Ini sangat membahayakan,” tegas Abdul Karim Rauf, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Provinsi Gorontalo, saat ditemui Senin (23/06/2025).

Dishub Provinsi Gorontalo tak hanya menunggu. Sejak tahun 2019, mereka sudah mulai melakukan penertiban di lapangan. Kini, dengan adanya Surat Edaran dari Kementerian Perhubungan RI terkait program nasional Zero ODOL 2026, Gorontalo berada di barisan terdepan untuk membuktikan komitmennya.

Baca Juga:   Dishub Gorontalo Akan Laksanakan Capacity Building, Jamal: Peningkatan Kinerja Pegawai

Masalah yang timbul dari kendaraan ODOL tidak bisa diremehkan. Over dimension berarti kendaraan telah dimodifikasi hingga ukuran tidak standar, sementara over loading menunjukkan beban muatan jauh di atas batas aman. Kombinasi keduanya menciptakan monster jalanan yang sulit dikendalikan.

“Salah satu kasus yang kami temukan, truk sampai rubuh karena muatannya. Bayangkan jika itu terjadi di jalan sempit atau dekat pemukiman,” tambah Abdul Karim.

Lewat imbauan resmi, Dishub Provinsi Gorontalo mendorong para pemilik kendaraan untuk segera melakukan normalisasi kendaraan. Ini artinya, dimensi dan kapasitas kendaraan harus dikembalikan ke bentuk semula, sesuai standar pabrik.

Baca Juga:   Dishub Provinsi Gorontalo: Penindakan ODOL Bukan Sekadar Aturan, Tapi Soal Nyawa

Dishub juga bekerja sama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) melalui pengawasan ketat di Jembatan Timbang. Setiap kendaraan yang terbukti ODOL akan langsung diberi peringatan, bahkan diminta menurunkan muatan di tempat.

Bagi pelanggar yang tetap membandel, Dishub memastikan akan ada tindakan hukum yang tegas. Hal ini menjadi langkah penting untuk menekan potensi kecelakaan sekaligus menciptakan ketertiban lalu lintas di Gorontalo.

“Jika imbauan tidak diindahkan, maka hukum akan bicara. Ini semua demi keselamatan bersama,” tegas Abdul Karim.

Program Zero ODOL 2026 bukan sekadar formalitas. Ini adalah langkah strategis menuju sistem transportasi darat yang lebih tertib, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dishub meyakini, transportasi yang handal adalah fondasi penting untuk mewujudkan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo dalam menciptakan daerah yang maju dan sejahtera. (**)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Pemudik Jalur Laut Diprediksi Melonjak 10 Persen Jelang Lebaran, Dishub Gorontalo: Insya Allah Teratasi
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia