, Gorontalo – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kota Gorontalo sejak Rabu, 10 Juli 2024, menyebabkan banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter yang merendam sembilan kecamatan di kota tersebut. Bencana alam ini memaksa sebanyak 7.486 warga dari 47 kelurahan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pemerintah daerah dan berbagai organisasi kemanusiaan pun turun tangan untuk membantu para korban banjir. Pusat pengungsian didirikan di berbagai lokasi strategis, termasuk di kantor walikota dan kantor Dinas Sosial Kota Gorontalo. Ribuan warga yang terdampak kini menggantungkan harapan pada bantuan dan dukungan yang diberikan.
Salah satu upaya bantuan datang dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Melalui inisiatif yang dipimpin oleh Pimpinan Cabang (Pinca) Gorontalo, Ryan Kosasih Raharja, BRI bersama Ikatan Wanita BRI (IWABRi) dan tim relawan BRI Kantor Cabang Gorontalo memberikan bantuan sembako kepada para pengungsi. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada Sabtu kemarin, (13/07/2024) di dua lokasi posko utama, yaitu di kantor walikota dan kantor Dinas Sosial Kota Gorontalo.
Ryan Kosasih Raharja mengatakan bahwa BRI berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir. Semoga kondisi segera membaik dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman,” ujar Ryan, Senin (15/07/2024).
Bantuan sembako yang diberikan berupa beras, mie instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya, termasuk survival kits seperti sarung, selimut, sendal, dan handuk yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan dasar para pengungsi untuk beberapa hari ke depan.
Situasi banjir di Kota Gorontalo saat ini masih dalam pantauan ketat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas terkait perkembangan cuaca dan potensi banjir susulan.
Dengan semangat gotong royong dan bantuan dari berbagai pihak, diharapkan Provinsi Gorontalo dapat segera pulih dari dampak banjir dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal mereka.














