Bubarkan DPR, Apakah Solusi?

Dailypost.id
Ilustrasi
Oleh : Sumiati | Aktivis Dakwah Muslimah

DAILYPOST.ID Opini — Indonesia sedang tidak baik-baik saja, ibarat tubuh yang sedang sakit kronis, nasibnya sedang di ujung tanduk dan entah apalagi meme yang cocok untuk negeri kita saat ini. Di sisi lain negeri hari ini sedang menghadapi krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemangku kebijakan, terlihat sekarang ini sedang terjadi demo besar besaran di berbagai daerah.

Demo sudah berlangsung sejak tanggal 25 Agustus 2025 lalu hingga kini massa pendemo masih aktif menyuarakan tuntutan. Mereka berasal dari berbagai kalangan, seperti : mahasiswa, buruh tani, buruh pabrik, ibu rumah tangga bahkan sampai anak STM. Mereka berkumpul dan menyuarakan tuntutan di depan gedung DPR/DPRD. Namun yang mereka dapat bukan sambutan yang hangat dari pejabat apalagi mendengarkan tuntutan para massa, malah mendapat serangan gas air mata milik aparat hingga menimbulkan korban jiwa.

Bahkan kabar terbaru saat ini banyak gedung DPR di Jakarta dan di sejumlah daerah yang dibakar massa. Tidak hanya itu, kantor polisi dan fasilitas umum pun tidak luput dari amukan massa. Bahkan rumah salah satu anggota DPR pun kini dijarah massa sebagai bentuk kekesalan mereka terhadap kebijakan penguasa yang tidak berpihak kepada rakyat.

Baca Juga:   Penuhi Panggilan Partai Menuju DPR-RI, Bupati Bone Bolango Siap Bertarung di Sulut

Masyarakat melakukan aksi demo bukan tanpa alasan, pasalnya ditengah ekonomi masyarakat yang sedang melemah, harga bahan pokok yang tinggi, serta biaya hidup yang mahal seperti pendidikan dan kesehatan, pemerintah malah manaikkan tarif pajak mulai dari 250 % sampai 1000 %. Ditambah lagi dengan kenaikan tunjangan pejabat anggota DPR yang mencapai 104 juta perbulan, membuat geram dan memicu amarah rakyat.

Inilah potret massa jika turun ke jalan dan menuntut keadilan tanpa dilandasi dengan pemikiran yang benar, yang terjadi adalah perbuatan anarkis, merusak dan provokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, ini sudah dipastikan akan memakan korban jiwa.

Sudah saatnya masyarakat berpikir lebih kritis lagi sebelum melakukan tindakan. Jika yang di inginkan adalah perubahan yang hakiki seharusnya masyarakat lebih jeli melihat sumber permasalahan di negeri ini. Rakyat harus sadar bahwa akar masalah yang sebenarnya di negeri ini adalah sistem demokrasi sekuler. Demokrasi menjadikan kedaulatan (hak membuat hukum) ada ditangan manusia, bukan ditangan Allah SWT. Hukum dan berbagai peraturan dibuat berdasarkan hawa nafsu bukan berdasarkan Wahyu Allah SWT.

Baca Juga:   Impor Pikap dari India Dinilai Berisiko Lemahkan Industri Nasional

Dalam sistem demokrasi sekuler kapitalisme akan melahirkan pejabat- pejabat yang hanya berkiblat pada kekuasaan untuk mendapatkan materi yang sebanyak- banyaknya. Mereka tidak lagi peduli dengan jabatan yang mereka terima kelak akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat , mereka hanya mencintai dunia dan tidak pernah mencintai rakyat. Pada kenyataannya terbukti aturan yang mereka buat tidak pernah berpihak pada rakyat.

Jadi jelas bahwa semua permasalahan di negeri kita ini persoalannya tidak hanya terletak pada pribadi penguasa atau para pejabat yang ada di gedung DPR. Melainkan juga pada sistem yang menjadi acuan dalam mengatur kehidupan bernegara. Selama sistem demokrasi yang dipakai maka penderitaan rakyat tidak akan pernah berakhir walupun berganti rezim berulang kali .

Rasulullah SAW tidak menganjurkan untuk melakukan demo untuk mengkritik pemimpin zalim dengan jalan kekerasan. Beliau menegakkan Islam justru dengan perubahan pemikiran, umat diajak untuk memahami Islam secara benar, hingga mereka menerima kebenaran dengan sepenuh hati.

Baca Juga:   Benarkah ada Dualisme di PPP Gorontalo?

Jalan perubahan hakiki bukanlah memalui demokrasi, melainkan melalui perjuangan penerapan syariat Islam. Sadarlah wahai umat manusia, sudah saatnya untuk meninggalkan hukum buatan manusia dan diganti dengan hukum Allah secara menyeluruh. Hanya dengan syariah khilafah sebagai institusi untuk melaksanakan hukum syariat Islam. Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin bagi seluruh alam baik muslim maupun non muslim. Dengan Islam pulalah negeri ini akan kembali bermartabat, berdaulat dan dirahmati Allah SWT.

Wallahu a’lam bisshowab

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia