Bupati Sofyan Puhi Tekankan Penanggulangan Kemiskinan Tepat Sasaran, Anggaran UMKM Capai Rp15,75 Miliar

Dailypost.id

DAILYPOST.ID GORONTALO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menekankan pentingnya penanggulangan kemiskinan yang terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan melalui penguatan program pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Sofyan saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026 yang digelar Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Gorontalo di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Selasa (27/10/2026).

“Penurunan angka kemiskinan harus menjadi motivasi untuk memperkuat intervensi pemerintah, bukan alasan untuk berpuas diri,” kata Bupati Sofyan.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat tersebut, persentase penduduk miskin Kabupaten Gorontalo pada 2025 tercatat sebesar 14,89 persen. Angka ini turun 1,54 poin dibandingkan 2024 yang mencapai 16,43 persen.

Penurunan juga terlihat dari jumlah penduduk miskin, yakni dari sekitar 61.910 orang pada 2024 menjadi 56.130 orang pada 2025.

Meski menunjukkan perkembangan positif, Bupati Sofyan mengingatkan bahwa puluhan ribu masyarakat masih membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah secara berkelanjutan.

“Program penanggulangan kemiskinan harus disusun berdasarkan data yang akurat. Kita harus mengetahui siapa yang membutuhkan bantuan, apa permasalahannya, program apa yang dibutuhkan, dan bagaimana memastikan intervensi tersebut benar-benar memberikan perubahan,” tegasnya.

Tiga Fokus Utama Penanggulangan Kemiskinan

Bupati Sofyan menjelaskan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan perlu bertumpu pada tiga aspek utama, yaitu peningkatan kualitas pembangunan manusia, pemenuhan pelayanan dasar, serta penguatan ketahanan ekonomi masyarakat.

Selain itu, penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Kedua sektor tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Pada 2026, dukungan anggaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk program pemberdayaan UMKM mencapai Rp15,75 miliar. Anggaran tersebut tersebar pada 12 perangkat daerah pengampu.

Bupati pun meminta agar alokasi anggaran tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong produktivitas usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan mendorong optimalisasi pelatihan vokasi dan pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK). Pembenahan fasilitas turut menjadi perhatian agar BLK mampu mendukung peningkatan keterampilan serta kesiapan tenaga kerja dalam memasuki dunia kerja.

Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Capai Sekitar Rp75 Miliar

Sementara itu, Kepala Bapperida, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Gorontalo, Dr. Bambang Supriyanto, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa sekitar Rp75 miliar telah dialokasikan atau ditandai untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan di daerah.

Menurut Bambang, besarnya alokasi anggaran tersebut perlu diikuti koordinasi dan evaluasi secara berkala agar setiap program dapat memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kemiskinan.

Ia menjelaskan, data kemiskinan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo secara berkala menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur perkembangan dan capaian program pemerintah.

Melalui evaluasi tersebut, setiap perangkat daerah dapat menilai efektivitas intervensi yang telah dilaksanakan sekaligus mengidentifikasi program yang masih membutuhkan perbaikan.

Bambang juga menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah, BPS, BAZNAS, pemerintah kecamatan dan desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar bantuan dan program pemberdayaan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Perkuat Sinergi agar Program Tepat Sasaran

Rapat koordinasi dan evaluasi TKPKD Kabupaten Gorontalo ini diharapkan dapat memperkuat keselarasan program lintas sektor. Dengan demikian, alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan dapat dimanfaatkan secara efektif, terukur, dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen melanjutkan upaya penanggulangan kemiskinan sebagai bagian dari perwujudan visi daerah, “Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan”. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia