Di HUT ke-22, AW Thalib Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, AW Thalib. (Foto:Iyal/Dailypost.id)

DAILYPOST.ID , Gorontalo Provinsi Gorontalo saat ini sudah berusia 22 tahun. Perjalanan yang cukup panjang telah dilalui daerah ini. Berbagai terjangan masalah dan problematika kehidupan menjadikan daerah dengan julukan serambi madinah itu lebih kuat.

Keberhasilan yang telah dicapai selama 22 tahun ini tidak luput dari berbagai masalah ekonomi yang dirasakan masyarakatnya.

Masalah kemiskinan masih menjadi momok di masyarakat saat ini. Hal inilah yang menjadi PR pemerintah daerah untuk bagaimana masyarakat ebih sejahtera di umur Provinsi yang ke 22.

“Ini usia yang cukup matang dan semoga Gorontalo lebih baik lagi kedepan. Banyak keberhasilan yang dicapai dan banyak juga yang perlu diperbaiki lagi, utamanya soal kemiskinan, itu yang penting,” ungkap AW Thalib saat diwawancarai usai kegiatan peringatan Hari Jadi Provinsi Gorontalo ke-22 di DPRD Provinsi Gorontalo. Senin (06/12/2022).

Baca Juga:   Reses di Desa Daenaa, Suyuti Pastikan Aspirasi Masyarakat Akan Dibahas di DPRD

Mengolah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa menjadi jalan terbaik untuk menghentaskan kemiskinan di daerah tersebut.

“Kemudian bagaimana membuat daerah ini sebagai daerah otonom yang punya kemandirian. Apalagi PAD kita masih rendah, ini perlu digenjot, agar Gorontalo bisa menutupi segala kekurangan yang ada,” tuturnya.

AW Thalib juga menjelaskan, peningkatan PAD akan tercapai jika pemerintah fokus mengembangkan UMKM yang ada di daerah.

Menurutnya, pengolahan UMKM bisa menjadi alternatif peningkatan ekonomi masyarakat, terlebih setelah pandemi covid-19 ini.

“Kita tau banyak masyarakat yang kesusahan akibat pandemi covid-19 kemarin. Terjadi kelesuhan pasar dan pelambatan ekonomi. Sehingga yang perlu dilakukan pemerintah adalah menguatkan UMKM, itu modal utama,” jelasnya.

Baca Juga:   Masyarakat Desa Pilohayanga Barat Usulkan Bantuan bagi Penjahit Karawo

“Buatkan pelatihan UMKM, karena banyak yang belum punya skil atau pengetahuan menejemen. Kita memang memberi modal, tapi itu akan sia-sia jika tidak dikelola dengan baik, maka ini perlu diperhatikan pemerintah,” tandasnya. (adv/Iyal)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Warga Hunggaluwa Antusias Sambut Reses Fadli Hasan: Aspirasi untuk Perubahan Nyata
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia