Didukung Bappenas, Jalan Tulabolo–Pinogu Bersiap Akhiri Keterisolasian Warga

Akbar

DAILYPOST.ID Gorontalo – Komitmen Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk menuntaskan masalah isolasi geografis di Kecamatan Pinogu bukan sekadar janji manis. Pasca-kunjungannya langsung dari wilayah pedalaman tersebut pekan lalu, Gusnar bergerak cepat dengan menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta pada Selasa (28/9/2026).

Langkah taktis ini membuahkan hasil positif karena Bappenas secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap proyek pembukaan dan pembangunan akses jalan Tulabolo – Pinogu demi mengakhiri keterisolasian warga yang selama ini bertaruh nyawa melintasi jalur sempit.

Membuka akses transportasi ke Pinogu memang tidak mudah karena memiliki kompleksitas tinggi. Gubernur Gusnar Ismail mengakui tantangan utama proyek infrastruktur ini adalah jalur jalan yang harus melintasi kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

Baca Juga:   Ketua KTNA Riau Apresiasi Kesiapan Gorontalo sebagai Tuan Rumah PENAS XVII 2026

Status TNBNW sebagai kawasan konservasi memiliki perlindungan hukum yang jauh lebih tinggi daripada hutan lindung biasa, yang menjadi alasan utama mengapa pembangunan jalan ini berlarut-larut selama bertahun-tahun hingga membuat warga setempat terisolir.

Demi menyiasati aturan lingkungan yang ketat tanpa melanggar hukum, pembahasan teknis pasca-pertemuan tingkat menteri langsung dikebut. Gusnar menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mematangkan konsep bersama Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris.

Baca Juga:   Wagub Gorontalo Buka Rembug Utama KTNA 2026, Tegaskan Petani dan Nelayan Pilar Kedaulatan Pangan Nasional

Pertemuan strategis di Jakarta ini akhirnya memberikan titik terang yang konkret bagi masyarakat Gorontalo. Sebagai langkah awal realisasi fisik di lapangan, Kementerian PPN/Bappenas meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk segera menyusun tiga dokumen perencanaan utama, yaitu Feasibility Study(FS) untuk mengukur kelayakan ekonomi, Detail Engineering Design (DED) untuk desain teknis bangunan jalan, serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk menjamin ekosistem taman nasional tetap terjaga.

Gusnar menegaskan bahwa ketiga dokumen ini akan menjadi fondasi yuridis dan teknis yang kuat. Dengan perencanaan yang matang, pembangunan akses jalan Tulabolo – Pinogu diharapkan dapat berjalan legal, aman terhadap lingkungan, serta mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat yang telah lama mendambakan kemerdekaan akses transportasi.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Cek Rekening! Gaji 14 dan TPP THR ASN Pemprov Gorontalo Sudah Cair
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia