, POHUWATO – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pohuwato, Muzna Giasi meminta kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk bersikap netral demi kepentingan rakyat.
Hal itu disampaikan Muzna Giasi saat melakukan pelantikan pergantian antar waktu (PAW) anggota BPD di Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Pohuwato, Kamis (27/10/2022).
Muzna Giasi mengatakan bahwa setiap harinya pihak masyarakat mendatangi langsung Dinas PMD untuk mengadu tentang perkubuan yang terjadi di kalangan BPD.
“Setiap hari banyak laporan masuk, bahwa BPD sudah berkubu-kubu, ada BPD yang memihak kepala desa dan ada BPD yang memihak masyarakat. Jadi saya tekankan jangan, BPD itu harus mengawasi desa demi masyarakat di desa itu sendiri,” ungkap Muzna.
Muzna juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapati adanya oknum ketua BPD yang mengundurkan diri karena calon yang dipilihnya kalah dalam perhelatan pilkades.
“Saya juga mendapati ada ketua BPD ikut kampanye saat pemilihan kepala desa kemarin, dan akhirnya mengundurkan diri karena kepala desa yang didukung itu tidak terpilih. Ini yang harusnya menjadi perhatian bersama, sekali lagi BPD itu netral untuk kesejahteraan rakyat yang ada di desa itu sendiri,” tegasnya.
Selain BPD, Muzna Giasi juga menekankan hal yang sama kepada Aparat Desa yang lawer dan tidak sepenuh hati melayani masyarakat khususnya dalam melakukan kepengurusan administratif.
“Ini masalah-masalah yang kami terima di Dinas PMD, tidak ada satu hari itu, pasti ada laporan. Jadi, kepada Aparat Desa maupun BPD mari kita bekerjasama dengan lebih baik lagi,” tandasnya. (Daily/Taufik)














