DKPTPH Gorontalo Pantau Program Pertanian di Tiga Kabupaten, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Bermanfaat bagi Petani

Akbar

DAILYPOST.ID Gorontalo – Dalam rangka memastikan pelaksanaan program pembangunan pertanian berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tani, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten Pohuwato, Kamis hingga Jumat (29–30 Oktober 2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala DKPTPH Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Muljady D. Mario, bersama jajaran dinas dengan melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah program dan kegiatan pertanian yang tersebar di beberapa wilayah.

Monitoring diawali dengan peninjauan bantuan satu unit alat pengering gabah (dryer) di Desa Suka Makmur, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.

Selanjutnya, di Kabupaten Boalemo, tim melakukan peninjauan bantuan padi melalui program PM-AAS di Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman. Selain itu, dilakukan pula peninjauan pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Desa Dilato, Kecamatan Paguyaman, serta kegiatan pembangunan dan peninjauan jaringan irigasi perpipaan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari.

Tim juga meninjau calon penerima bantuan stabilisasi pangan di Desa Botumoito, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Sementara itu, di Kabupaten Pohuwato, peninjauan dilakukan terhadap bantuan satu unit dryer di Desa Molamahu, Kecamatan Paguat, kegiatan irigasi perpompaan di Desa Padengo, Kecamatan Dengilo, serta pembangunan jalan usaha tani di desa yang sama.

Kepala DKPTPH Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Muljady D. Mario, mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh program dan kegiatan yang telah dialokasikan dapat terlaksana dengan baik.

“Monitoring dan evaluasi ini penting dilakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dialokasikan pada Tahun Anggaran 2026. Kami ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi petani,” ujar Muljady.

Ia menjelaskan, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pertanian, seperti jaringan irigasi, irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, serta jalan usaha tani, merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas dan produktivitas pertanian.

“Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pertanian perlu terus dipantau agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai diharapkan dapat mendukung kelancaran usaha tani serta meningkatkan produktivitas pertanian,” jelasnya.

Lebih lanjut, melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, berbagai kondisi dan perkembangan pelaksanaan program di lapangan dapat diketahui secara langsung. Hasil peninjauan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih memerlukan perhatian dan tindak lanjut.

“Melalui kegiatan ini, berbagai kondisi dan perkembangan di lapangan dapat diketahui secara langsung. Hal-hal yang masih memerlukan perhatian akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi dinas, sehingga pelaksanaan program pembangunan pertanian ke depan dapat semakin baik,” tambahnya.

Melalui kegiatan Monev ini, DKPTPH Provinsi Gorontalo terus mendorong pelaksanaan program pembangunan pertanian yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Gorontalo.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia