Gorontalo – DPRD Provinsi Gorontalo, melalui Komisi II, telah melaksanakan kunjungan ke sejumlah kios pupuk di Kabupaten Gorontalo dan Boalemo dalam rangka memastikan ketersediaan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan para petani.
“Sejauh ini, kami telah melakukan pemantauan di awal bulan Januari, dimana rata-rata pengecer pupuk atau kios-kios pupuk sedang mempersiapkan pendistribusian pupuk,” ungkap Warsito Sumawiyono pada Jumat (05/01/2024).
Warsito menjelaskan bahwa pada tanggal 10 Januari mendatang, para pengecer akan bertemu dengan distributor dan Dinas Pertanian untuk melakukan SPJB (Surat Perintah Jual Beli).
“Pada pertemuan tersebut, akan ditetapkan alokasi pupuk per Kabupaten, per Kecamatan, bahkan hingga per kios pengecer pupuk,” jelas Politisi dari Partai Golkar itu.
Saat ini, para petani tengah mempersiapkan lahan pertanian mereka baik di area persawahan maupun perkebunan. Oleh karena itu, Warsito mengharapkan agar proses pendistribusian pupuk dapat segera dilakukan kepada para petani di Gorontalo.
“Dalam rangka memberikan informasi kepada seluruh petani di Gorontalo, saya senang menyampaikan bahwa tahun ini kita kembali menggunakan sistem RDKK yang memastikan para petani akan mendapatkan pupuk sesuai dosis yang dibutuhkan,” tambah Sekretaris Komisi II tersebut.
Terakhir, Warsito menegaskan bahwa ketersediaan kuota pupuk untuk Gorontalo pada tahun ini akan mengalami peningkatan, sehingga para petani dapat memperoleh pupuk sesuai dengan kebutuhan dan dosis yang diperlukan.
(Adi Saidi)














