KOTAMOBAGU — Dukungan terhadap pengembangan olahraga catur di Kota Kotamobagu terus mengalir. Salah satunya datang dari dr. Jusnan Calamento Mokoginta, M.Kes., yang memberikan perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan Turnamen Terbuka Catur Almont Squad 2026.
Bagi dr. Jusnan, catur bukan sekadar olahraga yang mempertemukan peserta untuk mencari kemenangan. Lebih dari itu, olahraga strategi tersebut memiliki nilai penting dalam membentuk pola pikir, karakter, kesabaran, ketelitian hingga kemampuan mengambil keputusan.
Dukungan tersebut menjadi semangat tambahan bagi pelaksanaan Turnamen Terbuka Catur Almont Squad 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 September 2026 di Jantung Kota Chess, Kotamobagu, dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional.
Menurut dr. Jusnan, turnamen seperti Almont Squad perlu terus mendapat ruang dan perhatian karena dapat menjadi wadah positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi.
“Catur adalah olahraga yang melatih kecerdasan sekaligus karakter. Setiap langkah harus diperhitungkan dengan matang, karena satu keputusan bisa menentukan hasil akhir. Saya berharap turnamen seperti ini terus berkembang dan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berprestasi, sekaligus mempererat silaturahmi,” ujar dr. Jusnan.
Ia menilai, nilai-nilai yang terkandung dalam permainan catur sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pecatur dituntut untuk tetap tenang, mampu membaca situasi serta mempertimbangkan setiap langkah sebelum mengambil keputusan.
Karena itu, dr. Jusnan berharap kegiatan olahraga seperti Almont Squad 2026 tidak hanya dilihat sebagai kompetisi untuk memperebutkan hadiah dan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan mental generasi muda.
“Yang terpenting bukan hanya soal memenangkan pertandingan, tetapi bagaimana kita membangun semangat sportivitas, menghargai lawan dan terus meningkatkan kemampuan. Dari papan catur kita belajar bahwa setiap langkah harus dipikirkan, dan dalam kehidupan pun demikian,” tuturnya.
Dukungan dari dr. Jusnan Calam Mokoginta tersebut sekaligus memperkuat semangat para pecatur dan panitia untuk menjadikan Almont Squad sebagai salah satu ruang pengembangan olahraga catur di Kotamobagu.
Turnamen ini sendiri akan membuka dua kategori pertandingan, yakni Kategori Umum Terbuka serta Kategori Khusus bagi TNI/Polri, pers dan LSM.
Persaingan dipastikan berlangsung menarik dengan penggunaan sistem catur cepat 10+3 dan format Swiss System 7 babak, yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jumlah peserta.
Tak hanya menjadi arena adu strategi, Almont Squad 2026 juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp6,5 juta bagi para peserta yang berhasil menunjukkan performa terbaik.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dr. Jusnan Calam Mokoginta, Turnamen Terbuka Catur Almont Squad 2026 diharapkan mampu menjadi lebih dari sekadar ajang pertandingan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi tempat bertemunya para pecatur, memperkuat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, sekaligus membuka peluang lahirnya bibit-bibit pecatur berprestasi dari Kotamobagu dan daerah sekitarnya.
Dukungan terhadap olahraga, khususnya catur, menjadi investasi penting untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga matang dalam mengambil setiap langkah kehidupan.














