Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo lakukan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) untuk pengerjaan pembangunan terminal tipe B Limboto tahap I, Rabu (24/07/2024). Peletakan batu pertama tersebut diawali oleh Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin., M.E.M, yang selanjutnya juga dilakukan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Pelaksana CV. Tricon dan pihak konsultan pengawas dari PT. Rapid Arend Konsultan .
Dalam Sambutannnya, Rudy Salahuddin mengungkapkan pembangunan terminal Limboto merupakan target prioritas dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi Gorontalo tahun 2023-2026.
“Pembangunan terminal ini juga merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Rudy Salahuddin.
Nantinya dengan adanya terminal itu, Rudy berharap masyarakat Gorontalo yang akan bepergian bisa merasakan kenyamanan, keamanan dan tentu lebih efisien lagi. Olehnya, Pj. Gubernur Gorontalo ini mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak terkait, terakhusus Dishub Provinsi Gorontalo karena telah berusaha mewujudkan pembangunamn terminal type B Limboto.
“Saya harap pembangunan terminal ini dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu serta dengan kualitas yang baik sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dalam kontrak.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro mengatakan bahwa pembangunan terminal tipe B Limboto berada pada letak yang stategis. Hal itu dinilainya karena terminal tersebut berada di antara pasar moderen tang pasar tradisional.
“Sehingga diharapkan keberadaan terminal ini dapat mendorong kegiatan ekonomi yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,”jelas Jamal Nganro.
Lebih lanjut, Jamal Nganro mengatakan bahwa kebutuhan total anggaran untuk pembangunan terminal tipe B Limboto berjumlah Rp. 23.5 M, dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap yang dimulai pada tahap I tahun 2024 ini dengan total anggaran sebesar Rp. 4.5 M.
“Konsep perencanaanya adalah ‘terminal rasa bandara’ dimana para pengguna jasa transportasi darat yang menggunakan terminal ini akan merasa nyaman, tertib, dan teratur,” tandas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro.














