GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan olahraga bridge di Provinsi Gorontalo. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Pengprov GABSI) Gorontalo di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (10/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas upaya pengembangan olahraga bridge di daerah, mulai dari penguatan program organisasi, pembinaan atlet, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan dan turnamen bridge yang dapat memperluas partisipasi masyarakat.
Dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo diharapkan menjadi dorongan bagi GABSI dalam membangun ekosistem olahraga bridge yang lebih berkembang, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Ketua Pengprov GABSI Gorontalo, dr. Isman Mohammad Yusuf, menyampaikan bahwa Gubernur Gusnar Ismail memberikan respons positif terhadap program-program yang dirancang organisasinya.
Menurut Isman, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting bagi GABSI Gorontalo untuk memperkuat pembinaan dan memperluas penyelenggaraan kegiatan olahraga bridge.
“Pak Gubernur sangat mendukung program GABSI dalam mengembangkan olahraga bridge di Gorontalo dan siap mem-backup program GABSI dalam menggelar event bridge,” ujar Isman.
Ia menilai, keterlibatan pemerintah daerah dapat memberikan energi baru bagi organisasi dalam menjalankan berbagai agenda pengembangan bridge secara berkelanjutan.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo siap berkolaborasi dan ini membuat GABSI Gorontalo memiliki spirit tersendiri dan khusus,” lanjutnya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara GABSI dan pemerintah daerah, terutama dalam menciptakan ruang kompetisi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memperkenalkan olahraga bridge kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam audiensi tersebut, Gubernur Gusnar Ismail juga menekankan pentingnya melihat olahraga dari perspektif yang lebih luas. Menurutnya, pengembangan bridge tidak seharusnya hanya berorientasi pada pencapaian prestasi atlet, tetapi juga perlu membuka peluang keterlibatan sektor lain, termasuk ekonomi kreatif.
“Kami ingin bridge bisa berdampingan dengan pelaku ekonomi kreatif, sehingga tidak hanya melahirkan atlet, tetapi juga menghadirkan geliat ekonomi bagi masyarakat Gorontalo,” kata Gusnar.
Pandangan tersebut membuka peluang bagi penyelenggaraan event bridge untuk dikembangkan sebagai kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Turnamen dan kegiatan olahraga berpotensi menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, penyedia jasa, serta berbagai sektor pendukung lainnya. Dengan perencanaan yang tepat, kegiatan bridge dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi lokal sekaligus memperluas daya tarik kegiatan olahraga di Gorontalo.
Kolaborasi antara olahraga dan ekonomi kreatif juga dapat menjadi pendekatan untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pertandingan, tetapi turut memberikan ruang partisipasi bagi masyarakat.
Dengan dukungan yang disampaikan Gubernur Gorontalo, Pengprov GABSI Gorontalo optimistis dapat melanjutkan pengembangan olahraga bridge melalui program pembinaan atlet dan penyelenggaraan berbagai event.
Pembinaan yang berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan atlet yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen secara konsisten dapat membantu memperkenalkan bridge kepada generasi muda dan masyarakat umum.
Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bridge di Gorontalo, baik dari sisi prestasi maupun partisipasi publik.
Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat eksistensi olahraga bridge di daerah, tetapi juga mendorong lahirnya kegiatan olahraga yang memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadi bagian penting dalam upaya membangun olahraga bridge yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi pembangunan daerah. (Adv)














