Inovatif dan Berkelanjutan: Begini Strategi Pemkot Gorontalo Kendalikan Inflasi

Dailypost.id
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memaparkan best practice terkait inflasi daerah. (Foto: Humas Pemkot)

DAILYPOST.ID , Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo telah menerbitkan Surat Edaran No. 500/EKON-SDA/1792 dengan tujuan mengatasi masalah inflasi yang tengah dihadapi di Kota Gorontalo. Surat edaran ini berisi langkah-langkah strategis yang diambil oleh pemerintah setempat guna mengendalikan inflasi dan meringankan beban masyarakat. Beberapa langkah tersebut antara lain melaksanakan gerakan penghematan energi di instansi pemerintah dan menghimbau masyarakat untuk menggunakan energi dengan bijak.

Salah satu upaya yang diintegrasikan dalam penanganan inflasi adalah gerakan tanam pangan yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan lokal secara cepat dan berkelanjutan. Dalam hal ini, kerjasama dengan kelompok masyarakat menjadi kunci dalam menanam komoditas seperti cabe rawit, cabe merah besar, bawang merah, tomat, dan sayuran lainnya. Gerakan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus mengendalikan kenaikan harga di pasaran.

Selain itu, pemerintah Kota Gorontalo juga melaksanakan kegiatan jaring pengaman sosial dengan meningkatkan bantuan pangan tunai kepada 1.850 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Langkah ini diambil guna memberikan bantuan langsung kepada keluarga yang membutuhkan, sehingga mereka tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan di tengah situasi inflasi.

Dalam hal keterjangkauan harga, Pemerintah Kota Gorontalo mengadakan operasi pasar bahan kebutuhan pokok di 9 kecamatan yang ada di kota ini, seperti Kecamatan Kota Barat, Kecamatan Dungingi, Kecamatan Kota Tengah, Kecamatan Sipatana, Kecamatan Kota Utara, Kecamatan Kota Timur, Kecamatan Kota Selatan, Kecamatan Hulonthalangi, dan Kecamatan Dombo Raya. Operasi pasar ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mencegah terjadinya kelangkaan barang.

Baca Juga:   PLN Nusantara Power, DLH Provinsi, dan Pemkot Gorontalo Bersama-sama Lindungi Alam, Bersihkan Pantai

Untuk memastikan kelancaran distribusi, pemerintah Kota Gorontalo menyediakan angkutan bus sekolah bagi siswa yang jaraknya jauh dari sekolah dan sulit dijangkau oleh angkutan umum. Langkah ini diambil di tiga kecamatan, yaitu Kota Barat, Hulonthalangi, dan Dumbo Raya. Dengan demikian, anak-anak dapat tetap bersekolah tanpa hambatan transportasi.

Pemerintah Kota Gorontalo juga menjalankan komunikasi efektif dalam mengendalikan inflasi. Mereka mengadakan rapat koordinasi tingkat tinggi serta rapat koordinasi teknis untuk membahas langkah-langkah konkret yang diambil. Selain itu, pemerintah juga melakukan rapat koordinasi dengan distributor menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) guna memastikan pasokan barang kebutuhan pokok tetap stabil dan tersedia dalam jumlah yang cukup. Selain itu, pemerintah juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan dari daerah penghasil komoditas guna mengantisipasi potensi kelangkaan.

Baca Juga:   Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kurangi Kemiskinan, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk 200 Pelaku UMKM

Dalam hal alokasi anggaran, pemerintah Kota Gorontalo mengalokasikan dana sebesar Rp. 33.495.180.343,- untuk penanggulangan inflasi. Sumber anggaran tersebut meliputi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Insentif Daerah (DID), Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan alokasi anggaran yang memadai, diharapkan langkah-langkah pengendalian inflasi dapat berjalan efektif.

Untuk menjalankan program penanganan inflasi ini, perangkat daerah pelaksana terdiri dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan, Pertanian dan Perikanan, Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perhubungan, serta Bagian Ekonomi Setda. Kolaborasi antara berbagai instansi ini menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi inflasi dan meringankan beban masyarakat.

Salah satu inovasi yang diadopsi dalam pengendalian inflasi adalah gerakan tanam pangan dan budidaya ikan melalui Bioflog (Moheyinga To’Ponula). Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan lokal dengan memanfaatkan teknologi Bioflog yang ramah lingkungan. Dengan cara ini, diharapkan dapat tercipta kemandirian pangan dan stabilitas pasokan yang berkelanjutan.

Dalam rangka mencapai tujuan pengendalian inflasi, pemerintah Kota Gorontalo juga mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap tenang menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Melalui informasi yang disebarkan secara luas, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola pengeluaran dan memprioritaskan kebutuhan yang penting.

Baca Juga:   Marten Taha: Selamat Datang Pak Penjagub, Adinda Hamka Hendra Noer!

Dengan adanya langkah-langkah strategis seperti gerakan tanam pangan, penghematan energi, operasi pasar, dan alokasi anggaran yang memadai, diharapkan inflasi di Kota Gorontalo dapat dikendalikan dengan baik. Pemerintah bersama seluruh perangkat daerah pelaksana akan terus berupaya menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok, stabilisasi harga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia