Limboto — Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo adalah salah satu dari 2.062 desa yang mengikuti seleksi Desa BRILiaN yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pada tahun 2023 lalu. Hasilnya, desa ini masuk 15 besar Desa BRILiaN 2023.
Salah satu sosok yang berjasa dalam capaian ini adalah Hadi Purnomo Sukarno, salah seorang Mantri BRI Unit Limboto yang bertugas di Desa Ombulo dan Daenaa.
Hadi, berkat ketekunan dan kegigihannya dalam mengedukasi masyarakat, Desa Daenaa menorehkan catatan gemilang dalam pengelolaan potensi desa.
“Saya mendaftarkan Desa Daenaa, serta mendampingi pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat di sana meningkatkan potesi desa dan membentuk klaster usaha,” ucap pria lulusan S1 Pendidikan Ekonomi di UNG itu kepada Dailypost.id, Rabu (20/03/2024).
Saat itu Ia melihat BUMDes dan pengelolaan pertanian yang ada di Desa Daenaa memiliki potensi yang besar untuk peningkatan ekonomi desa. Terutama kopra dan jagung.
“Mayoritas warga di sana adalah petani ladang kering, dan ibu-ibu di desa itu juga memanfaatkan sebagian hasil pertaniannya untuk diolah menjadi makanan ringan. Sehingga saya melihat desa Daenaa memiliki peluang yang bagus untuk diikut sertakan dalam program Desa BRILian,” tutur Hadi.
Ia pun tak menyangka bisa mengantarkan Desa Daenaa masuk dalam 15 besar Desa BRILian.
“Senang waktu itu diundang oleh BRI Pusat untuk menerima penghargaan Desa BRILian. Di acara itu saya mendampingi pemerintah desa dan juga Direktur BUMDes Desa Daenaa,” beber pria satu anak itu.
Saat ini, Hadi kembali bertekad mengantarkan salah satu desa binaannya, yakni Desa Ombulo menjadi Desa BRILian. Ia melihat potensi yang ada di Desa Ombulo juga pantas diperhitungkan ke ajang bergengsi itu.
“Saya menilai produk minyak kelapa kampung yang ada di Desa Ombulo memiliki potensi yang bagus. Tekad saya adalah mendorong warga dan BUMDes untuk mengolah dan memasarkan produk itu hingga ke luar daerah,” ujar pria satu anak itu.
Selain itu, Desa Ombulo memiliki potensi yang menarik di sektor wisata kuliner. Di desa ini, terdapat puluhan lapak usaha kuliner yang menawarkan produk unggulan seperti Nasi Bulu dan Dodol.
Promosi dan pemasaran produk kuliner di desa ini masih secara manual dan belum menggunakan aplikasi dari platform tertentu dalam mempromosikan potensi kuliner. Sehingga menurut Mantri, hal ini perlu dikembangkan.
“Saya berencana menerapkan penggunaan teknologi digitalisasi keuangan yang disediakan BRI seperti QRIS dan platform jual beli pasar.id sebagai sarana promosi dan menyediakan informasi seperti produk-produk di lapak-lapak kuliner Desa Ombulo,” ucap Hadi.
Selain menjadi Mantri BRI, pria kelahiran 1988 itu turut berperan sebagai agen penyuluh digital di kampung yang masih kurang terliterasi dalam hal teknologi digital keuangan.
“Program digitalisasi keuangan di kalangan pedagang kuliner di Desa Ombulo dan Daenaa ini sementara saya usulkan ke cabang agar mereka bisa difasilitasi,” jelas Hadi.
Nantinya, masuk atau tidak Desa Ombulo dalam nominasi Desa BRILian 2024 itu hal yang belakangan untuk dipikirkan. Menurut dia, semua desa berhak untuk ikut serta dalam ajang Desa BRILian. Oleh karena itu tugasnya saat ini adalah mendampingi masyarakat, pemerintah desa dan BUMDes agar tergerak maju dan berkembang.
Berikut, Hadi menambahkan, untuk memaksimalkan pelayanan hingga ke pelosok, terdapat Pojok Mantri Desa (PMD) yang disediakan BRI. PMD akan ada di setiap kantor desa atau kelurahan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan literasi keuangan. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan akses perbankan secara mudah melalui Mantri Desa.

Mantri berkoordinasi dan berkolaborasi dengan aparat desa untuk melakukan sosialisasi produk dan layanan mikro BRI seperti Tabungan BRI Simpedes, Kupedes, KUR Mikro BRI, BRImo, Pasar.id, Asuransi Mikro dan layanan lainnya kepada para pelaku usaha mikro, komunitas/klaster usaha mikro, komunitas desa, tokoh masyarakat, masyarakat desa dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Unit BRI Limboto, Bahrain Jasin mengatakan, Hadi merupakan salah satu pegawai BRI yang memiliki kinerja sangat baik karena mampu mengembangkan ekosistem di desa. Contohnya, dia telah berhasil mengubah Desa Daenaa menjadi desa BRILian 2023.
“Padahal ada ratusan desa di Gorontalo. Saya sangat mengapresiasi kemampuannya dalam mengembangkan ekosistem di desa. Hal ini tentunya menjadi poin plus bagi Pak Hadi,” ungkap Bahrain.
(Vita Pakai)















