Gorontalo – Pemerintah Provinsi Maluku menunjukkan minat besar untuk mengadopsi aplikasi Elektronik Guru dan Tenaga Kependidikan (e-GTK) guna mendukung pemerataan guru di wilayahnya. Langkah ini ditandai dengan kunjungan resmi Dinas Pendidikan Provinsi Maluku ke Provinsi Gorontalo, Selasa (8/10/2024), untuk menjajaki kerja sama dalam penerapan aplikasi yang telah digunakan di Gorontalo sejak 2021.
Rombongan dari Maluku diterima langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Gorontalo, Zukri Suratinoyo, di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi tentang bagaimana e-GTK dapat menjadi alat yang efektif dalam menganalisis kebutuhan guru dan tenaga kependidikan, serta membantu pengambilan keputusan terkait distribusi guru di setiap wilayah.
Zukri menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Pemprov Maluku dalam memilih e-GTK untuk dipelajari lebih lanjut. Ia juga berharap aplikasi ini dapat diadopsi secara sistemik oleh Dinas Pendidikan Maluku, terutama untuk mengelola guru dan tenaga kependidikan di jenjang SMA, SMK, dan SLB di 11 kabupaten/kota.
“Terima kasih banyak atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mempelajari e-GTK. Kami berharap aplikasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi Dinas Pendidikan Provinsi Maluku dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan secara lebih efektif,” ujar Zukri.
Lebih lanjut, Zukri menjelaskan bahwa sejak diimplementasikan pada 2021, e-GTK telah memberikan banyak kemudahan bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo. Aplikasi ini memungkinkan percepatan dalam proses pendataan dan analisis kebutuhan tenaga pendidik, serta membantu dalam pelaksanaan rotasi-mutasi guru yang didasari data yang akurat dan logis.
“Dengan e-GTK, kami dapat mengetahui secara cepat kekurangan dan kelebihan guru di satuan pendidikan, sehingga rotasi-mutasi dapat dilakukan dengan argumen administratif yang kuat,” tambah Zukri.
Sementara itu, Meshembrocky Julbrain Lekkang, Fungsional Analis Data Informasi Guru dan Tenaga Kependidikan dari Dinas Pendidikan Maluku, menyatakan bahwa pihaknya sangat tertarik untuk mengimplementasikan e-GTK. Menurutnya, aplikasi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas tata kelola guru di Maluku, terutama dalam hal pemetaan dan pemerataan guru di seluruh wilayah.
“Kami melihat potensi luar biasa dari aplikasi ini dalam mendukung tata kelola guru yang lebih baik. Melalui data yang akurat, kami dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk pemerataan dan distribusi guru di 11 kabupaten/kota di Maluku. Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas,” ungkap Meshembrocky.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan rencana penyusunan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Pendidikan Maluku dan BKD Provinsi Gorontalo. Nota kesepahaman ini diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama dan membantu Maluku dalam menerapkan e-GTK sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan Pemprov Maluku dapat segera mengadopsi teknologi e-GTK, yang tidak hanya akan mempercepat proses distribusi guru tetapi juga mendukung terciptanya pemerataan pendidikan yang berkualitas di seluruh wilayah provinsi.
(d09)















