PADANG — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan seorang pria diamankan oleh sejumlah warga di Kota Padang. Dalam video yang viral itu, pria tersebut disebut-sebut berinisial AG dan diduga terlibat dalam kasus asusila.
Namun, pria dalam video tersebut akhirnya buka suara. Ia adalah Adi Gunawan, yang memberikan klarifikasi resmi melalui video pernyataannya pada Kamis (30/10/2025).
“Saya Adi Gunawan ingin klarifikasi resmi tentang video dan berita yang viral beredar luas di sosial media. Benar, orang dengan inisial AG yang ada dalam video tersebut adalah saya. Namun terkait isi narasi di dalam video tersebut tidak benar adanya. Karena saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang diberitakan di dalam video itu,” tegas Adi.
Adi menjelaskan, kejadian yang terekam dalam video tersebut berawal dari kesalahpahaman dan tindakan provokatif dari pihak tertentu. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang menyebarluaskan video itu tanpa izin dan tanpa konteks sebenarnya.
“Kejadian itu murni salah paham. Tapi kemudian direkam dan disebarkan tanpa izin, bahkan ditambah narasi yang tidak sesuai fakta,” ujarnya.
Adi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial, terutama yang tidak memiliki sumber jelas dan belum terverifikasi kebenarannya.
“Saya berharap masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak langsung percaya dengan video atau narasi yang belum tentu benar,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Adi menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, sahabat, serta tokoh-tokoh masyarakat yang tetap memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya di tengah viralnya isu tersebut.
Menanggapi kejadian ini, (31/11)Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan bahwa video tersebut memang sempat menghebohkan publik sejak kemarin. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini Polda Sumbar belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.
“Iya, kejadian ini baru kemarin heboh. Sampai saat ini Polda Sumbar belum menerima laporan apapun terkait peristiwa tersebut. Apabila ada laporan yang masuk, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” ujar Kombes Pol Susmelawati kepada wartawan.















