Gorontalo — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Laode Haimudin, menegaskan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam pernyataannya, Haimudin mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang memerlukan dukungan, terutama dari sektor usaha.
“Banyak yang masih membutuhkan bantuan, terutama para pelaku usaha. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan perhatian khusus terhadap UMKM dalam APBD Perubahan,” ujar Laode Haimudin.
Pernyataan tersebut disampaikan Laode Haimudin setelah menghadiri rapat paripurna, Senin (05/08/2024) yang membahas rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) APBD Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2024. Dalam kesempatan tersebut, Laode menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan dukungan kepada UMKM dalam APBD Perubahan yang akan datang.
“Program-program kerakyatan, seperti UMKM, Usaha Ekonomi Produktif (UEP), dan berbagai bentuk bantuan lainnya, akan tetap menjadi fokus utama,” tambah Laode Haimudin.
Prioritas ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membantu pelaku UMKM menghadapi berbagai tantangan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor ekonomi yang krusial ini, yang sering kali menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Dengan adanya penekanan ini, diharapkan APBD Perubahan Provinsi Gorontalo dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.
(adv)














