, Gorontalo – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo berperan sebagai pemateri dalam workshop penguatan agen perubahan perangkat daerah. Kepala Bidang Angkutan Jalan, Abdul Karim Rauf, diundang sebagai narasumber untuk menyampaikan materi yang berkaitan dengan penguatan agen perubahan. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Dulohupa, Orasawa Resto Limboto, Kabupaten Gorontalo pada Kamis (22/06/2023).
Abdul Karim Rauf menyampaikan paparannya mengenai tujuh tahapan yang diperlukan dalam penguatan budaya kerja ASN BerAkhlak. Tahapan tersebut mencakup internalisasi, penyelarasan sistem, pengukuran baseline, penyusunan implementasi agenda perubahan, pemantauan dan evaluasi, penghargaan dan apresiasi, serta penguatan secara berkelanjutan.
Salah satu fokus dalam materi tersebut adalah nilai inti BerAkhlak, yang mencakup berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Workshop ini dibuka oleh Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki, dan dihadiri oleh Sekretaris dan Agen Perubahan OPD Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Alan Tri Ibrahim, Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan workshop penguatan budaya kerja BerAkhlak di perangkat daerah Pemprov Gorontalo.
“Workshop ini merupakan bagian dari agen perubahan tahun 2022 yang diikuti oleh seluruh Sekretaris OPD Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ungkap Alan.
Alan juga menekankan pentingnya menerapkan budaya kerja BerAkhlak bagi perangkat daerah Pemprov Gorontalo. Budaya ini harus diadopsi oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap organisasi perangkat daerah, sebagai bentuk pengabdian yang ramah dan penuh salam kepada masyarakat.
“Cara terbaik untuk menerapkannya adalah melalui tindakan nyata dalam kegiatan sehari-hari, serta bangga dalam melayani bangsa,” tambahnya.
Alan berharap bahwa melalui workshop ini, kinerja pegawai dan budaya organisasi serta budaya kerja BerAkhlak akan semakin ditingkatkan.
“Dengan adanya workshop ini, kami berharap dapat mendukung peningkatan reformasi birokrasi yang lebih baik,” ujarnya optimis.
(Jefri)














