, Bone Bolango- Di tahun 2024 nanti, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menargetkan angka kemiskinan di daerah tersebut bisa menurun dua digit.
Hal itu ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Bone Bolango Merlan Uloli saat menghadiri Ulang Tahun Program Keluarga Harapan (PKH) ke-15, di Desa Huangoboto, Kecamatan Kabila, yang juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial PKH kepada sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Menjadi satu keharusan bagi pemerintah kabupaten dalam memikirkan kesejahteraan masyarakat Bone Bolango. Maka untuk memberantas kemiskinan, pemkab Bonebol senantiasa melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kemiskinan yang ada di Bone Bolango,” tuturnya.
Merlan pun meminta kepada perangkat desa dan stakeholder terkait agar program PKH benar-benar tepat sasaran.
“Saya meminta masyarakat miskin yang belum terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar bisa dimasukkan. Lewat PKH ini kami berharap masyarakat bisa keluar dari kemiskinan, sehingga ada kinerja yang bisa diukur,” tegas Merlan.
Dalam kegiatan tersebut Wabub Merlan bersama TKPKD Bonebol mengajak pendamping PKH dan OPD yang hadir untuk berembuk dan berfikir mencari solusi untuk menekan angka kemiskinan serta mengedepankan hak-hak masyarakat yang memang perlu mendapatkan bantuan PKH.
Sementara, Koordinator PKH Provinsi Gorontalo, Hendrik Yasin menambahkan bahwa Bone Bolango pada tahun 2017 termasuk yang pertama merasakan manfaat program PKH yang ada di Provinsi Gorontalo.
“Kala itu ada dua kecamatan yang menerima manfaat PKH, yaitu Kecamatan Tapa dan Bonepantai dengan total 800 KPM,” ungkapnya.
“Tahun 2022 ini jumlah KPM yang menerima PKH meningkat menjadi 9.180. Namun demikian seluruhnya telah merasakan dampak dari program tersebut,” pungkas Hendrik. (adv/Ikp/Jeffry)














