GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mendorong komoditas lokal menembus rantai industri nasional melalui panen perdana kacang tanah di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Senin (6/4/2026).
Panen ini menjadi langkah awal dalam skema kemitraan dengan industri pengolahan, sekaligus menandai pengembangan kawasan Tilihuwa sebagai sentra produksi kacang tanah berbasis pasar.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyampaikan bahwa hasil panen tahap awal akan difokuskan pada pengembangan bibit guna memperluas skala produksi secara bertahap.
“Ini bukan sekadar panen, tetapi awal dari penguatan produksi untuk masuk ke industri. Kita siapkan Tilihuwa sebagai sentra baru,” ujar Sofyan.
Perkuat Identitas Komoditas Daerah
Pemerintah daerah tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga mendorong penguatan identitas komoditas lokal dalam rantai pasok industri nasional.
Menurut Sofyan, penting bagi setiap produk pertanian membawa identitas daerah sebagai nilai tambah di pasar.
“Kita ingin produk ini membawa nama daerah. Tilihuwa harus dikenal sebagai asal komoditas berkualitas,” tegasnya.
Dorong Akses Pasar Nasional
Sebagai bagian dari strategi pemasaran, komoditas kacang tanah Tilihuwa direncanakan akan dipromosikan pada ajang Pekan Nasional (Penas) 2026 yang diperkirakan dihadiri sekitar 30 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Momentum tersebut dinilai strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Penas menjadi peluang untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas,” kata Sofyan.
Perkuat Ekonomi Berbasis Pertanian
Melalui kemitraan antara petani, pemerintah daerah, dan sektor industri, pengembangan kacang tanah Tilihuwa diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo.
Pemerintah optimistis, dengan dukungan kolaborasi lintas sektor, komoditas lokal Gorontalo dapat semakin berkembang dan bersaing di pasar nasional.














