Banten – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melakukan pertemuan strategis dengan Direktur Utama PT Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin, di Gedung AirAsia, Tangerang, Banten, Senin (06/04/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang pembukaan rute penerbangan baru dari dan menuju Gorontalo guna meningkatkan konektivitas wilayah.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Gusnar secara langsung mendorong pihak maskapai untuk membuka akses penerbangan yang dinilai sangat krusial bagi mobilitas masyarakat serta distribusi barang. Saat ini, penerbangan ke Gorontalo baru dilayani oleh sejumlah maskapai nasional seperti Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, dan Wings Air.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, menjelaskan bahwa gubernur mengusulkan dua rute strategis, yakni Gorontalo–Makassar–Surabaya dan Gorontalo–Manado–Denpasar. Menurutnya, konektivitas antarwilayah menjadi kebutuhan mendesak untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pak Gubernur menyampaikan bahwa Gorontalo sangat membutuhkan konektivitas antar wilayah untuk memperlancar pergerakan barang dan penumpang,” ujar Jamal usai pertemuan.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari pihak AirAsia. Direktur Utama AirAsia, Achmad Sadikin, menilai Gorontalo memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan, terutama dari sektor pariwisata dan industri pengolahan.
Ia menyoroti daya tarik wisata hiu paus yang telah dikenal hingga mancanegara, serta pengembangan sektor hilirisasi peternakan dan pertambangan yang terus menunjukkan tren pertumbuhan.
“Pertemuan dengan Pak Gubernur ini merupakan peluang besar bagi kami untuk mengembangkan rute penerbangan. Apalagi kami melihat potensi Gorontalo yang cukup besar,” kata Achmad.
Sebagai tindak lanjut, pihak AirAsia akan melakukan kajian mendalam terkait potensi lalu lintas penumpang dan kelayakan rute. Hasil analisis tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak bandara setempat, termasuk Bandara Djalaluddin Gorontalo.
“Data dan informasi akan kami olah, harapannya kami bisa menyatukan misi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo,” tambahnya.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Bandara Djalaluddin, Joko Harjani, Staf Khusus Bidang Infrastruktur dan Pariwisata, Boni Ointoe, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.














