GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan keluarga penerima manfaat di berbagai wilayah Kabupaten Gorontalo.
Penyaluran bantuan CPP dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, di Kecamatan Telaga Jaya, Senin (25/5/2026). Kegiatan dipusatkan di Desa Bulota dan Desa Hutadaa dengan total ratusan keluarga penerima manfaat (KPM).
Di Desa Bulota, bantuan disalurkan kepada 448 KPM, sementara di Desa Hutadaa sebanyak 357 KPM menerima bantuan serupa. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tonny S. Junus menyerahkan bantuan secara simbolis sekaligus memastikan proses distribusi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
Menurut Tonny, program Cadangan Pangan Pemerintah menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang hari besar keagamaan.
“CPP ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Selain membantu kebutuhan pangan warga menjelang Iduladha, program ini juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas inflasi daerah,” ujar Tonny.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, akan terus memperkuat program perlindungan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok rentan dan keluarga berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo, Eby L. Asona, mengungkapkan bahwa Kabupaten Gorontalo menjadi daerah dengan jumlah penerima CPP terbesar di Provinsi Gorontalo.
Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Ketahanan Pangan, jumlah penerima bantuan CPP di Kabupaten Gorontalo mencapai 68.450 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa.
Menurut Eby, bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk bulan Februari dan Maret 2026. Setiap keluarga penerima memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan serta tambahan minyak goreng sebanyak 4 kilogram.
“Dengan jumlah penerima terbesar di Provinsi Gorontalo, koordinasi lintas kecamatan dan desa terus kami perkuat agar distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu menjaga stabilitas pangan daerah,” jelasnya.
Program Cadangan Pangan Pemerintah dinilai memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari raya keagamaan. Selain membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengantisipasi risiko kerawanan pangan.
Melalui penyaluran CPP, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap masyarakat dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Adha. Kebijakan ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang responsif, adaptif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo.















