Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo Marten Taha mendapat kunjungan dari Mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terkait renovasi dampak perubahan Pasar Sentral Kota Gorontalo, bertempat di Rudis Wali Kota Gorontalo, Senin (04/03/2024).
Diwawancarai usai kegiatan, Marten menyebutkan bahwa dirinya akan berkolaborasi dengan mahasiswa UNG terkait perubahan Pasar Sentral tersebut.
“Tentunya dengan adanya renovasi Pasar Sentral dari pasar tradisional ke pasar modern. Jadi pasar itu tetap kita jadikan sebagai pasar tradisional, tapi penampakannya dari sisi bangunannya kita moderenisasi,” ungkapnya.
Marten mengatakan bahwa meskipun pasar sudah direnovasi menjadi pasar modern, namun dirinya tetap menjadikan pasar tersebut sebagai pasar tradisional dengan mempertahankan aktifitas dalam pasar. Seperti komunikasi antara pembeli dan penjual terkait tawar menawar barang yang tidak bisa dilakukan di pasar modern.
“Dalam artian di pasar masih ada transaksi tawar menawar, komunikasi antar pembeli dan penjual. Kalau di pasar modern kan misalnya kita datang ke mall, barang-barang itu sudah di display kemudian sudah ada barangnya dan harga itu sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Marten mengungkapkan dampak peningkatkan ekonomi dan dampak sosial juga telah dipaparkan oleh mahasiswa UNG termasuk memperhatikan aspek pengelolaan lingkungan.
“Tadi juga adik-adik mahasiswa juga telah memaparkan dampak peningkatan ekonomi dan dampak sosial, misalnya mereka menyarankan agar diperhatikan beberapa aspek terkait lingkungan seperti sampahnya harus diperhatikan, kemudian juga penanganan fasilitas di pasar harus diperhatikan, dan itu sudah berproses kita lakukan,” pungkasnya.
(Jefri)














